Riba

Apakah Kecintaan Pada Harta Berpengaruh Terhadap Akidah Seseorang?

Posted on Updated on

 

Sesungguhnya kecintaan seseorang terhadap tidak berpengaruh terhadap akidahnya juga tidak berpengaruh terhadap agamanya, selama kecintaan itu tidak menyebabkan dia lalai dari kewajiban atau hal-hal yang disunnahkan (mustahab).

Jika kecintaannya terhadap harta menyibukkan dia dan menyebabkannya melalaikan sesuatu yang wajib atasnya, maka kesibukannya terhadap harta kala itu menjadi haram.

Jika kesibukan terhadap harta menyibukkannya dari sesuatu yang bersifat mustahab (sunnah), maka hendaklah kita menyadari bahwa menyibukkan diri dengan sesuatu yang mustahab lebh utama daripada menybukkan diri terhadap harta. Baca entri selengkapnya »

Investasi dan Transaksi dengan Bitcoin / Crypto Currency

Posted on Updated on

Artikel ini telah dikoreksi oleh Penulisnya, Ustadz Ammi Nur Baits pada situs KonsultasiSyariah.Com dan kami posting ulan disini.

Pertanyaan

Saya Aji saya mau bertanya apa hukumnya berinvestasi bitcoin dan bertransaksi dengan bitcoin /crypo currency ? hal ini sangat penting untuk dibahas, sebab masih sangat jarang ulama/ustadz yg membahasnya, syukron

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Sebelum membahas mengenai hukum bitcoin, kita akan memahami hakekat dari bitcoin. Karena dengan memahami hakekat kasus yang menjadi objek kajian, kita bisa melakukan takyif fiqh (pendakatan fiqh) dalam memahami kasus tersebut. Baca entri selengkapnya »

Mengenal Jual Beli Murabahah

Posted on

Dewasa ini lembaga keuangan berlabel syari’at berkembang dalam skala besar dengan menawarkan produk-produknya yang beraneka ragam dengan istilah-istilah berbahasa Arab. Banyak masyarakat yang masih bingung dengan istilah-istilah tersebut dan masih ragu apakah benar semua produk tersebut adalah benar-benar jauh dari pelanggaran syari’at ataukah hanya rekayasa semata. Melihat banyaknya pertanyaan seputar ini maka dalam rubrik fikih kali ini kami angkat salah satu produk tersebut untuk melihat kehalalannya dalam tinjauan fikih islami.

Jual beli Murabahah (Bai’ al-Murabahah) demikianlah istilah yang banyak diusung lembaga keuangan tersebut sebagai bentuk dari Financing (pembiayaan) yang memiliki prospek keuntungan yang cukup menjanjikan. Sehingga semua atau hampir semua lembaga keuangan syari’at menjadikannya sebagai produk financing dalam pengembangan modal mereka [1]

Nama lain Jual Beli Murabahah ini

Jual beli Murabahah yang dilakukan lembaga keuangan syari’at ini dikenal dengan nama-nama sebagai berikut: Baca entri selengkapnya »

Penjelasan Tentang Hukum Jual-Beli Emas Secara Kredit

Posted on

Berikut ini adalah jawaban dari pertanyaan yang disampaikan di milis pm-fatwa@yahoogroups.com, yang telah dijawab oleh Ustadz Muhammad Arifin bin Badri, M.A., pembina komunitas pengusaha muslim ini.

Pertanyaan:

Saya ingin menanyakan apakah boleh bila saya membeli barang jarak jauh (barang seperti minyak dan emas yang harganya naik turun). Contoh, saya membeli 10 gram emas pembayaran dilakukan secara transfer, namun karena kendala jarak dan waktu maka barang tersebut belum saya ambil (kami sudah saling mengenal), kemudian beberapa hari kemudian sebelum barang sempat saya ambil, harga barang sudah naik, saya jual kembali dengan pengikatan harga melalui telpon (saya putuskan mengikat harga penjualan lewat telpon, k0arena hargannya memang setiap jam ada perubahan). Namun pihak sana tidak langsung mentransfer uang penjualan saya tsb. sebelum saya datang ketempat itu untuk membawa bukti transfer uang pembelian saya beberapa hari sebelumnya sekaligus saya menerima bukti pembelian dan penjualan. Apa jual beli seperti ini diperbolehkan?

Jawaban:

Perlu dibedakan antara jual beli emas/valas dengan jual beli barang lainnya. Baca entri selengkapnya »

Hukum Tukar Uang Recehan dengan Biaya Jasa (Fee)

Posted on

Menjelang Hari Raya Idul Fithri biasanya ramai orang berbondong-bondong menuju bank untuk menukarkan uang yang mereka miliki baik dari THR, maupun uang simpanan/tabungan mereka dengan uang yang nominalnya lebih kecil. Biasanya uan tersebut akan dibagi-bagikan kepada anak-anak dari kerabat maupun tetangga.

Namun penukaran uang tersebut oleh Bank dikenakan biaya jasa (fee). Selain Bank, ada pula orang-orang yang sengaja berkeliling untuk menawarkan penukaran uang dengan dikenakan biaya jasa. Apakah hal ini diperbolehkan?

Pertanyaan

Assalamu ’alaikum, Ustadz. Akhir-akhir ini banyak semarak menukar uang baru di Bank, namun penukarannya ada jasa fee, misalnya: untuk penukaran uang baru 1 Juta (fee = Rp 25.000). Mohon penjelasan, apakah hal tersebut diperbolehkan dalam ilmu syar’i atau kategorinya haram? Jazakallahu khairan.

Adil Murdileksono (adi**@***.com) Baca entri selengkapnya »

Download Audio: Seminar Nasional MASIH ADAKAH RIBA DI BANK SYARIAH? (Yogyakarta, 24 Maret 2012)

Posted on Updated on

download-seminar-nasional-masih-adakah-riba-di-bank-syariah
masih adakah riba

Alhamdulillah, silakan download rekaman Seminar Nasional “Masih Adakah Riba di Bank Syariah” yang diadakan di Gedung Theatrikal Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 24 Maret 2012. Acara ini diadakan oleh Majalah Pengusaha Muslim

Seminar nasional ini menghadirkan tiga narasumber:
1. Bpk. Fikri Ausiah SE, MSi. (Pengawas Perbankan Syariah dari Bank Indonesia)
2. Bpk. Masyhudi Muqorrobin, M.Sc., Ph.D., Akt. (Konseptor Perbankan Syairah dari Universitas Muhammadiyah)
2. Prof. Dr. Muhamad (Dewan pakar Masyarakat Ekonomi Syariah)
3. Dr. Muhamad Arifin bin Baderi, MA. (Pembina Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia)

Download ppula makalah seminar keempat pemateri Seminar dan ebook Ebook Riba = Susah di Dunia dan Akhirat karya Ustadz Abdullah Zaen, M.A.

Selengkapnya silakan klik link berikut ini Baca entri selengkapnya »

Ada Apa Dengan Bank Konvensional?

Posted on Updated on

Perekonomian adalah salah satu bidang yang diperhatikan oleh syari’at Islam dan diatur dengan undang-undang yang penuh dengan kebaikan dan bersih dari kedhaliman. Oleh karenanya, Allah mengharamkan riba yang menyimpan berbagai dampak negatif bagi umat manusia dan merusak perekonomian bangsa.

Sejarah dan fakta menjadi saksi nyata bahwa suatu perekonomian yang tidak dibangun di atas undang-undang Islam, maka kesudahannya adalah kesusahan dan kerugian. Bila anda ingin bukti sederhana, maka lihatlah kepada bank-bank konvensional yang ada di sekitar kita, bagaimana ia begitu megah bangunannya, tetapi keberkahan tiada terlihat darinya. Sungguh benar firman Allah:

يَمْحَقُ اللّهُ الْرِّبَا وَيُرْبِي الصَّدَقَاتِ

Allah memusnahkan Riba dan menyuburkan sedekah. (QS. Al-Baqoroh: 276)

Nah, di sinilah pentingnya bagi kita untuk mengetahui masalah Bank konvensional dan sejauh mana kesesuaiannya dengan hukum Islam karena pada zaman sekarang ini, Bank bagi kehidupan manusia hampir sulit dihindari. Baca entri selengkapnya »

Syubhat Seputar Pinjam-Meminjam

Posted on

Diriwayatkan dari ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu secara marfu’:

كُلُّ قَرْضٍ جَرَّ مَنْفَعَةً فَهُوَ رِبًا

“Setiap pinjaman yang membawa manfaat keuntungan adalah riba.”

Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-‘Asqalani berkata:

“Hadits ini diriwayatkan oleh Haris ibnu Abi Usamah (dalam Musnadnya, 1/500 no. 437, pen.) dan di dalam sanadnya ada seorang rawi yang gugur periwayatannya (saqith). Hadits ini memiliki syahid (pendukung) yang dhaif pula dari Fadhalah bin ‘Ubaid yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi (di dalam As-Sunanul Kubra, 5/350 dan Ma’rifatus Sunan wal Atsar, 4/391, pen.). Pendukung lainnya adalah hadits mauquf (riwayat yang sampai pada shahabat saja tidak sampai Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam), diriwayatkan oleh Al-Bukhari dari Abdullah bin Salam radhiyallahu ‘anhu (lihat Bulughul Maram, Kitabul Buyu’, Bab As-Salam wal Qardh war Rahn, hadits no. 812, -pen).” Al-Hafizh juga mengatakan dalam At-Talkhish (3/997): “Dalam sanad hadits ini ada Sawar ibnu Mush’ab , dia adalah rawi yang matruk (ditinggalkan haditsnya).” Baca entri selengkapnya »

Waspadai Jeratan Gurita Bank!

Posted on Updated on

gurita

Bapak A ingin membangun rumah, namun dia tidak memiliki cukup uang untuk membeli materialnya. Lalu, dia pun meminjam ke bank untuk membangun rumah.

Bapak B ingin memulai usaha yang membutuhkan modal banyak, maka dia pun meminjam uang di bank. Sedangkan Bapak C terkena musibah, anaknya kecelakaan dan dirawat di rumah sakit sehingga membutuhkan biaya yang tinggi, maka dia pun lari ke bank untuk meminjan uang.

Gambaran di atas adalah sekelumit gambaran keadaan seseorang dalam kehidupan di dunia ini. Terkadang, seseorang dihadang kebutuhan mendadak yang harus segera ditunaikan, namun dia belum memiliki uang.

Apakah kondisi-kondisi tersebut bisa melegalkan seseorang untuk pinjam uang di bank? Apakah sebenarnya hukum meminjam uang di bank? Terus, bagaimana jika meminjam uang di bank syariat? Baca entri selengkapnya »

Alternatif Permodalan dalam Islam [Plus Download Audio Ceramah]

Posted on Updated on

modal-usaha

Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri. MA

Alhamdulillah. Salawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan sahabatnya.

Anda ingin sukses di dunia usaha? Anda ingin merintis kerajaan bisnis? Namun, sudahkah Anda memiliki modal yang cukup untuk mewujudkannya?

Saudaraku, Anda tidak usah berkecil hati …. Walaupun saat ini Anda tidak memiliki modal sedikit pun, cita-cita Anda ini lumrah dan wajar. Mungkin, dalam waktu dekat, cita-cita ini akan benar-benar menjadi kenyataan!

Ketahuilah, Saudaraku. Betapa banyak pengusaha sukses nan kaya-raya yang merintis keberhasilannya dari tangan hampa. Baca entri selengkapnya »

Download Ceramah Prinsip Dasar Ekonomi Syariah & Mengenal Bentuk-bentuk Kerjasama Dagang dalam Islam (Syarikat Dagang)

Posted on

Alhamdulillah, berikut ini kami hadirkan rekaman ceramah dengan tema Mengenal Bentuk-bentuk Kerjasama Dagang dalam Islam, Permasalahan dan Solusinya. Ceramah ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Muhammad Arifin Baderi, M.A di Masjid Al Barkah dan disiarkan oleh Radio Rodja 756 AM (Ahad, 21 November 2010).

Selain itu, silakan download pula rekaman ceramah di Hotel Lombok Raya (25 November 2010) dengan tema Prinsip Dasar Ekonomi Syariah yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Arifin Baderi. Semoga bermanfaat dan silakan download rekamannya pada link berikut: Baca entri selengkapnya »

Download Seminar Nasional KPMI: “Melanjutkan Perjuangan Mewujudkan Perbankan Syari`ah”

Posted on

Alhamdulillah, berikut kami sampaikan rekaman mp3 dari seminar berjudul `Melanjutkan Perjuangan Mewujudkan Perbankan Syari`ah` yang diselenggarakan oleh KPMI (pengusahamuslim.com) di Gedung BPPT Jakarta, 20 November 2010, bersama Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri, MA. dan Bpk. Muhammad Abdus Shomad, SE, M.M. (Mantan praktisi perbankan syari`ah) dengan moderator Bpk Ir. Nursyamsu Mahyuddin MSc. (Ketua KPMI Pusat).

Jika ada pertanyaan atau ingin mendiskusikan masalah ini dengan Ustadz Muhammad Arifin Badri secara langsung, silahkan pertanyaannya disampaikan di milis fatwa KPMI. Baca entri selengkapnya »

Hukum Menabung Di Bank : Dengan Atau Tanpa Mengambil Bunga, Atau Karena Takut Uangnya Dicuri

Posted on Updated on

Pertanyaan:

Apa hukum menabung uang di bank dengan bunga tertentu?

Jawaban:

Menabung di bank dengan bunga tertentu tidak diperbolehkan, karena ini termasuk transaksi yang mengandung faktor riba. Allah Ta’ala telah berfirman,

وَأَحَلَّ اللّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا. (البقرة: 275

“Allah telah menghalalkan perniagaan dan mengharamkan riba.” (Qs. al-Baqarah: 275). Baca entri selengkapnya »

Bila Nilai Uang Berubah [Penjelasannya Bagus Nih]

Posted on

Misalnya, Pak A berutang pada Pak B sebesar 100 ribu rupiah, dengan jatuh tempo setelah tiga bulan. Pada saat berutang, mata uang 5 ribu rupiah senilai dengan satu dollar USA, harga emas ketika itu 50 ribu per gram. Namun, pada saat utang jatuh tempo, nilai tukar rupiah berubah: 10 ribu rupiah senilai dengan satu dollar, dan harga emas per gram adalah 100 ribu rupiah.

Ketika hendak melunasi utang, apakah Pak A harus menyesuaikannya dengan perubahan nilai tukar dollar dengan rupiah dan harga emas di pasaran, ataukah berpatokan dengan jumlah rupiah yang dahulu dia terima? Temukan jawabannya dari uraian berikut ini. Baca entri selengkapnya »