Rukun Puasa

Fiqih Puasa dari Matan Abi Syuja’ | Bagian 4 : Sunnah Dalam Berpuasa

Posted on

Setelah sebelumnya dibahas mengenai syarat, rukun dan pembatal puasa, kali ini Muslim.Or.Id melanjutkan dengan pembahasan sunnah puasa atau hal-hal yang dianjurkan saat puasa.

Abu Syuja’ rahimahullah dalam Matan Ghoyatul Ikhtishor atau Matan Al Ghoyah wat Taqrib berkata,

Ada tiga hal yang disunnahkan ketika puasa: (1) menyegerakan berbuka puasa, (2) mengakhirkan makan sahur, (3) meninggalkan kata-kata kotor.

(1) Menyegerakan berbuka puasa

Yang dimaksud di sini adalah ketika matahari telah benar-benar tenggelam, langsung disegerakan waktu berbuka puasa. Dalilnya adalah dari Sahl bin Sa’ad radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ

Manusia senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan waktu berbuka.” (HR. Bukhari no. 1957 dan Muslim no. 1098) Baca entri selengkapnya »

Panduan Ringkas, Lengkap & Mudah Ibadah Puasa Ramadhan Dari Kitab Al-Wajiiz

Posted on Updated on

الوجيز في الفقه السنّة و الكـــــــتـــاب العزيز

كتـــاب الصيام

Alhamdulillah, dalam beberapa hari kedepan insya Allah kita akan memasuki bulan Ramadhan untuk itu perlu kiranya kita mempersiapkan bekal sebaik-baiknya terutama bekal ilmu tentang ibadah puasa ramadhan. Untuk itu kami hadirkan terejemah dari Kitab Puasa dari Kitab Al-Wajiiz Fil Fiqhis Sunnah wal Kitabil ‘Aziz karya Syaikh Abdul Azhim bin Badawi al-Khalafi -hafizhahullah-.

Pembahasan yang disajikan dalam kitab ini sangat ringkas dan mudah difahami, insya Allah. Lebih penting dari itu adalah Syaikh membawakan dalil-dalil yang bisa dijadikan hujjah atas setiap point yang beliau sampaikan. Semoga kita bisa mengisi Ramdahan 1435 H ini dengan ibadah yang lebih baik dan lebih sempurna. Baca entri selengkapnya »

Fiqih Puasa dari Matan Abi Syuja’ | Bagian 3 : Pembatal Puasa

Posted on

Saat ini kita akan melihat penjelasan selanjutnya dari Abu Syuja’ dalam Matan Al Ghoyah wat Taqrib mengenai pembatal-pembatal puasa yang di mana pembahasan ini dibagi dalam dua seri (-dalam situs muslim.or.id, tapi dalam blog ini kami satukan keduanya untuk memudahkan membacanya-).

Abu Syuja’ rahimahullah menyebutkan,

Yang membatalkan puasa ada 10 hal: (1) segala sesuatu yang sampai ke jauf (dalam rongga tubuh), (2) segala sesuatu yang masuk lewat kepala, (3) segala sesuatu yang masuk lewat injeksi (suntikan) lewat kemaluan atau dubur, (4) muntah dengan sengaja, (5) menyetubuhi dengan sengaja di kemaluan, (6) keluar mani karena bercumbu, (7) haidh, (8) nifas, (9) gila, (10) keluar dari Islam (murtad).

Kita akan menjelaskan hal di atas dari penjelasan para ulama sebagai berikut. Baca entri selengkapnya »

Fiqih Puasa dari Matan Abi Syuja’ | Bagian 2 : Rukun dan Niat Puasa

Posted on

Kesempatan sebelumnya Muslim.Or.Id telah mengangkat pembahasan fikih puasa pertama, yaitu mengenai syarat wajib puasa. Kali ini kita akan melihat pembahasan lainnya dari Matan Al Ghoyah wat Taqrib mengenai rukun puasa puasa.

Al Qodhi Abu Syuja’ rahimahullah kembali mengatakan,

Kewajiban puasa (rukun puasa) itu ada empat: (1) niat, (2) menahan diri dari makan dan minum, (3) menahan diri dari hubungan intim (jima’), (4) menahan diri dari muntah dengan sengaja.”

Dari perkataan Abu Syuja’ di atas, intinya ada dua hal yang beliau sampaikan. Orang yang menjalankan puasa wajib berniat dan wajib menahan diri dari berbagai pembatal puasa. Mengenai pembatal puasa tersebut akan dibahas secara khusus pada fikih puasa serial ketiga. Sedangkan kali ini kita akan melihat tentang masalah niat. Baca entri selengkapnya »

Ilmu yang Mesti Diketahui Sebelum Memasuki Ramadhan

Posted on

Menyambut Ramadhan, bulan suci, bulan penuh kebaikan bukan hanya dengan suka cita. Persiapan fisik dianjurkan untuk dilakukan. Bentuknya adalah dengan banyak puasa sunnah di bulan Sya’ban sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Perbanyak taubat pun mesti dilakukan agar ibadah kita dimudahkan di bulan suci Ramadhan. Bekal ilmu lebih-lebih harus kita siapkan agar ibadah kita di bulan Ramadhan tidak jadi sia-sia.

Ibnul Qayyim dalam Miftah Daris Sa’adah berkata, “Orang yang beribadah tanpa adanya ilmu bagai orang yang berjalan tanpa ada penuntun. Sudah dimaklumi bahwa orang yang demikian akan mendapatkan kesukaran dan sulit untuk selamat. Taruhlah ia bisa selamat, namun itu jarang. Menurut orang yang berakal, ia tetap saja tak terpuji bahkan pantas dapat celaan.”

Apa saja bekal ilmu menyambut Ramadhan yang dimaksud? Baca entri selengkapnya »

Fiqih Puasa Dari Matan Abi Syuja’ | Bagian 2 : Rukun Puasa

Posted on Updated on

Kesempatan sebelumnya Muslim.Or.Id telah mengangkat pembahasan fikih puasa pertama, yaitu mengenai syarat wajib puasa. Kali ini kita akan melihat pembahasan lainnya dari Matan Al Ghoyah wat Taqrib mengenai rukun puasa puasa.

Al Qodhi Abu Syuja’ rahimahullah kembali mengatakan,

وفرائض الصوم أربعة أشياء النية والإمساك عن الأكل والشرب والجماع وتعمد القيء

Kewajiban puasa (rukun puasa) itu ada empat: (1) niat, (2) menahan diri dari makan dan minum, (3) menahan diri dari hubungan intim (jima’), (4) menahan diri dari muntah dengan sengaja.”

Baca entri selengkapnya »