Syaikh Al-Albani

Riwayat Palsu Tentang Keutamaan Akal

Posted on Updated on

بسم الله الرحمن الرحيم

عن جابر بن عبد الله قال: قال رسول الله : « قِوَامُ المْرَءْ ِعَقْلُهُ، وَلاَ دِيْنَ لِمَنْ لاَ عَقْلَ لَهُ »

Dari Jabir bin ‘Abdillah bahwa Rasulullah bersabda: “Asas (kebaikan) seorang manusia adalah akalnya, dan barangsiapa yang tidak mempunyai akal berarti dia tidak mempunyai agama”.

Hadits ini dikeluarkan oleh Imam al-Harits bin Abi Usamah[1], Imam Ibnu ‘Adi[2] dan imam-imam lainnya, dari jalur Dawud bin al-Muhabbar, dari Nashr bin Tharif, dari Ibnu Juraij, dari Abu az-Zubair, dari Jabir bin ‘Abdillah , dari Rasulullah . Baca entri selengkapnya »

Iklan

Syaikh Al-Albani: Ahli Hadits yang Terdzalimi

Posted on Updated on

Dewasa ini kecintaan dan penghormatan terhadap ulama sangat minim sekali, bahkan betapa derasnya hujan celaan, penghinaan, kedustaan dan tuduhan pada mereka, baik karena faktor kejahilan, hawa nafsu, fanatik madzhab, cinta popularitas atau mungkin karena semua faktor tersebut!!.[1]

Seperti halnya para ulama Salaf lainnya, Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani tak luput dari serbuan celaan, hinaan dan tuduhan. Beliau sendiri pernah berkata:

“Aku banyak dizhalimi oleh orang-orang yang mengaku berilmu, bahkan sebagian di antara mereka ada yang dianggap bermanhaj Salaf seperti kami. Namun -kalau memang benar demikian- berarti dia termasuk orang yang hatinya terjangkit penyakit hasad dan dengki.”[2]

Semua itu tidaklah aneh, karena memang setiap orang yang mengajak manusia kepada al-Qur’an dan as-Sunnah sesuai pemahaman para Sahabat, pasti mendapatkan resiko dan tantangan dakwah. Alangkah bagusnya perkataan Waraqah bin Naufal kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

لَمْ يَأْتِ رَجُلٌ قَطُّ بِمَا جِئْتَ بِهِ إِلاَّ عُوْدِيَ

“Tidak ada seorang pun yang datang dengan mengemban ajaranmu kecuali akan dimusuhi.”[3] Baca entri selengkapnya »

Dapat Hidayah Lewat Majalah

Posted on

Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani pernah menceritakan awal mula beliau mendapat hidayah untuk menekuni sunnah dan mempelajarinya yang hal ini terjadi pada saat beliau kurang lebih berusia dua puluh tahun.

Beliau berkata, “Suatu hari aku melihat salah satu edisi majalah al Manar di antara sejumlah buku yang terpampang di salah satu toko buku. Akhirnya majalah tersebut aku buka-buka. Di majalah tersebut aku jumpai suatu artikel yang ditulis oleh Sayid Rasyid Ridha yang berisi deskripsi buku Ihya Ulumuddin karya al Ghazali. Dalam artikel tersebut penulis menyebutkan sisi-sisi positif dan negatif yang dimiliki oleh buku tersebut. Itulah pertama kalinya aku membaca suatu tulisan yang memuat kritikan ilmiah. Artikel tersebut mendorongku untuk membaca semua artikel yang ada di edisi tersebut. Baca entri selengkapnya »

Download Audio: Wawancara bersama Ummul Fadhal حفظها الله; Istri keempat Syaikh Al Albani (Ust. Abu Zubair al Hawari) [27 Mei 2010]

Posted on Updated on

Biografi Al-Albani

Alhamdulillah pada kesempatan kali ini dapat kami hadirkan rekaman terjemahan dari wawancara antara Beberapa Wanita Muslimah kepada “Ummul Fadhal” Yusra Abdurrahman Abidin, Istri ke-4 Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani رحمه الله

kajian ini disampaikan oleh Al Ustadz Abu Zubair al Hawari (Kamis malam ba’da Isya,27 Mei 2010) di Masjid Akramunnas UNRI – Pekanbaru. Semoga kajian ini bermanfaat bagi seluruh kaum muslimin. Silakan download pada link berikut: Baca entri selengkapnya »

[E-Book] : Khutbatul Haajah – Al-Albani

Posted on Updated on

E-Book berikut ini adalah risalah yang ditulis oleh Syayikh Muhammad Nashiruddin al-Albani yang berisi pembahasan hadits-hadits yang menunjukkan disunnahkannya untuk memulai khutbah, tulisan dan sebagaimnya dengan Khutbatul Haajah sebagaimana yang Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ajarkan kepada para sahabatnya. Sebagaimana yang telah dikenal dari konsistensi beliau dalam menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, Syaikh Albani mengumpulkan hasil penelitiannya dalam risalah ini dengan harapan dapat memberikan manfaat kepada kaum Muslimin. Baca entri selengkapnya »

[E-book] Polemik Seputar Hukum Lagu dan Musik ..::Bagus::..

Posted on Updated on

polemik seputar hukum lagu dan musik

Hukum Lagu dan musik, pada asalnya adalah haram. Banyak dalil-dalil dari Al Qur’an dan terutama juga dari hadits-hadits shahih serta penjelasan para ulama terkemuka yang membuktikan hal itu, sehingga tidaklah mungkin musik dan lagu itu dibumbui dengan label islami seperti yang kebanyakan orang lakukan, bagaimanapun wujudnya.

Ada beberapa statement berbentuk pertanyaan yang menggelitik dari kalangan orang-orang awam yang jauh dari ilmu dan para ulama. Diantaranya adalah: “Apakah islam tidak mengenal seni dan hiburan?“, “Apakah islam bertentangan dengan fitrah manusia yang suka kesenangan?“, “Bukankah kita bisa berdakwah melalui seni?

Bisa dikatakan, semua statement itu bersal dari rasa panik, karena tidak mampu keluar dari lingkungan kemaksiatan, dan sama sekali tidak bernilai ilmiah. Untuk lebih jelasnya silahkan download ebook berikut, baca dan pahami isinya secara menyeluruh, Baca entri selengkapnya »