Syi’ah Rafidhah

Akidah Islam Tentang Ahlul Bait

Posted on

Iklan

Pesta Duka Hari Asyura Dan Penyimpangan Syari’at yang Terjadi Didalamnya

Posted on Updated on

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Tiada yang berhak diibadati kecuali Dia semata. Yang telah mengutus para rasul dan menurunkan kitab-kitab demi kebahagian manusia di dunia dan di akhirat kelak. Dia-lah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, oleh sebab itu Allah mengharamkan kita menyiksa diri dan menyakitinya. Shalawat beserta salam kita ucapkan untuk Nabi kita Muhammad shallallahu ’alahi wa sallam, Nabi pembawa rahmat untuk seluruh alam. Nabi yang amat mencintai umatnya, maka terasa berat bagi beliau bila ada suatu urusan yang menyulitkan umat ini. Semoga selawat juga terlimpah buat keluarga serta para sahabat beliau dan orang-orang yang berjalan diatas jalan mereka sampai hari kemudian.

Para pembaca yang kami muliakan, pada kesempatan kali ini kami mengajak para pembaca untuk menyimak berbagai keyakinan sesat Syi’ah Rafidhah tentang pesta duka di bumi karbala yang mereka peringati setiap tanggal sepuluh Muharram (hari ‘Asyuraa). Mereka melakukan berbagai bentuk penyiksaan diri dengan benda-benda tajam, sepeti rantai besi, pedang, cambuk, dan lain lain. Hal itu mereka yakini sebagai bukti cinta mereka kepada Ahlu Bait (Keluarga Rasul shallallahu ‘alahi wa sallam). Yang  diaplikasikan dalam bentuk kesedihan dan kekecewaan mereka atas terbunuhnya cucu Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam Al Husein radhiallahu ‘anhu di tempat tersebut. Baca entri selengkapnya »

Download Rekaman Dauroh “Mengungkap Hakekat Ajaran Syi’ah Rafidhah” Bersama Al-Ustadz Muhammad bin ‘Umar As-Sewed

Posted on

Download rekaman Tabligh Akbar “Mengungkap Hakekat Ajaran Syi’ah Rafidhah” bersama Al-Ustadz Muhammad bin ‘Umar As-Sewedhafizhahullaah– (Mudir Ma’had Dhiya’us Sunnah Cirebon dan murid Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin –rahimahullaah-) di Masjid At-Taqwa Banjarsari Ciamis pada malam Sabtu, 14 September 2012.

Untuk download file bisa dilakukan dengan klik kanan -> Save Link As atau yang semisal. Untuk lebih mempermudah download, kami sarankan menggunakan software download manager seperti IDM, FDM, atau yang semisal. Baca entri selengkapnya »

Download Ebook : Benarkah WAHABI Dalang Terorisme [Al-Furqon Edisi 12 Th. 10]

Posted on

wahabi-dalang-terorisme
wahabi-dalang-terorisme

Aksi terorisme kembali menjadi sorotan publik, terlebih setelah bom bunuh din meledak di Masjid Mapolresta Cirebon. Bingkisan paket bom dan “tuci otak” ala NII pun turut mernperkeruh suasana.

Selain itu, isu berdirinya Negara Islam Indonesia juga menimbulkan kepanikan yang luar biasa di tengah masyarakat. Gejala ini menimbulkan kecurigaan terhadap kegiatan-kegiatan keislaman hingga tidak heran jika ada sebagian orang tua melarang anak-anaknya yang hendak mengkaji Islam secara intensif.

Ternyata kesempatan ini dimanfaatkan oleh sebagian pihak untuk kepentingan pribadi/kelompoknya. Main pukul rata dalam menghukumi orang sebagai teroris dengan melihat penampilan luar saja. Terciptalah opini masyarakat bahwa ciri khas teroris adalah seorang berjenggot, pakai gamis, peci putih, sedang wanitanya berjilbab besar atau bercadar. Lebih ironis lagi, komentar sebagian tokoh agama yang dengan gegabahnya mengatakan bahwa dalang utama di balik aksi terorisme adalah Wahabi!! Baca entri selengkapnya »

Download Ebook : Pengkhianatan Syi’ah Kepada Ahlul Bait [Al-Furqon Edisi 8 Th. 11]

Posted on Updated on

عائشة أمّ المؤمنين
عائشة أمّ المؤمنين

Para pembaca rahimakumullah. Syi’ah di Indonesia semakin menggurita dan melembaga.  Tidak kurang dari 7.000 mahasiswa Indonesia sekarang sedang belajar belajar ke Iran, sebuah negara yang notabene pusat cuci otak untuk para pendukung Syiah.

Jika tidak diantisipasi berarti dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia mungkin akan diramaikan oleh paham Syi`ah. Para mahasiswa tersebut akan kembali ke Indonesia dengan membawa paham yang bertentangan dengan paham umat Islam di Indonesia yang notabene Ahli Sunnah wal Jamaah.

Dengan slogan “cinta kepada ahli bait” yang palsu dan “taqiyyah”, Syi’ah membungkus borok mereka agar bisa melakukan tikaman kepada agama dan ahlinya dari dalam.

Para pembaca rahimakumullah. Merupakan suatu hal yang aneh, banyak di antara kalangan yang pro-Syi’ah, dalam waktu yang sama mereka sangat keras memusuhi dakwah salafiyyah atau yang biasa digelari dengan “Wahabi”. Sebut saja misalnya, buku-buku karya seorang misterius berjuluk Syaikh Idahram yang banyak beredar akhir-akhir ini: “Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi”, “Ulama Sejagat Menggugat Salafi Wahabi”, “Mereka Memalsukan Kitab-Kitab Ulama Klasik” yang semuanya diberi kata pengantar oleh Dr. Said Aqil Siradj. Buku-buku tersebut di samping sangat jelas berisi kecaman dan serangan kepada Manhaj Salaf, juga aktif menyelundupkan “sampah-sampah” pemikiran Syi’ah. Oleh karenanya, pada edisi kali ini juga, kami memuat bahasan tentang “Hakikat Wahhabi” sehingga kita tidak termakan oleh isu-isu yang penuh kedustaan.

Semoga Allah meneguhkan kita semua di atas manhaj yang haq dan menyelamatkan kita dari kobaran fitnah yang dahsyat menerpa akhirakhir ini. Baca entri selengkapnya »

Download Ebook : Pengkhianatan Syi’ah Sepanjang Sejarah [Al-Furqon Edisi 9 Th. 11]

Posted on Updated on

khianat
syi'ah-khianat

Menjaga dan menunaikan amanah adalah akhlak yang sangat mulia. Di antara sifat para rasul yang Allah sebutkan di dalam al-Qur’an ialah bahwasanya mereka adalah orang-orang yang memberikan nasihat dan orang-orang yang amanah. Sementara itu, khianat adalah sifat yang paling tercela yang dicela oleh Allah dan Rasul-Nya. Khianat adalah sifat orang-orang munafik yang paling dominan sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah ’alaihi shalatu wa salam.

Pengkhianatan yang paling parah adalah pengkhianatan umum yang disebut oleh fuqaha dengan khiyanat uzhma yaitu pengkhianatan yang berhubungan dengan agama dan perkara umat seperti memata-matai umat, membela musuh, dan tidak menolong kaum muslimin padahal mampu untuk menolong mereka.

Jika saja amanah menurut Allah dan Rasul-Nya adalah bagian dari agama maka pengkhianatan dan makar menurut Syi’ah adalah agama mereka. Mereka menjadikan taqiyyah sebagai pokok agama hingga dikatakan oleh para ulama bahwa tidak ada kelompok yang lebih gemar berdusta dibandingkan Syi’ah. Baca entri selengkapnya »

Dialog Bid’ah Hasanah Antara Aswaja, Syi’ah dan Wahhabi

Posted on Updated on

حوار
dialog bid'ah hasanah

Aswaja : Hari ini 12 rabiul awwal sungguh aku sangat bahagia loh….

Syiah : Emang lu kenape?, kemarin-kemarin kurang bahagia?

Aswaja : Kagak gitu bro, hari ini gua ngerayain hari maulid Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Gua sangat gembira dengan hari lahirnya nabi

Syi’ah : Kalau gua …..gua sangat sedih pas hari 10 Muharram lalu….hik hik hik…jadi nangis gua ngingatnya…hik

Aswaja : Emang kenapa lu nangis??!

Syi’ah : Soalnya hari itu hari terbunuhnya Husain bin Ali bin Abi Tholib, kami kerukunan warga syi’ah memperingati hari tersebut dengan hari ratapan. Bahkan sebagian kami sampai memukulkan pedang di tubuh kami sehingga mengeluarkan darah. Baca entri selengkapnya »

40 Fawaid Seputar Maulid Nabi

Posted on

Diterjemahkan oleh Al-Akh Yhouga Ariesta M. dari Twitter Asy-Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid

cinta-rasul-dengan-ittiba
cinta-rasul-dengan-ittiba
  1. Merupakan tradisi yang tersebar di kalangan umat Islam yaitu perayaan Maulid Nabi setiap tanggal 12 Rabi’ul Awwal. Dan telah mutawatir di kalangan para ulama bahwasanya hal ini merupakan perbuatan yang mengada-ada dalam hal agama.
  2. Berkata Syaikh Tajuddin bin Ali Al Maliki, yang terkenal dengan nama Al Fakihani, “Aku tidak mengetahui satu pun dasar bagi perayaan Maulid di dalam Al Qur’an dan As Sunnah, dan tidak dinukil riwayat bahwa seorang pun ulama pernah mengerjakannya”.
  3. Umar memulai kalender Islam, dengan kesepakatan dari para shahabat lainnya, dengan momentum hijrah. Sebab hijrah merupakan simbol kemenangan Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam atas agama ini. Mengapa Umar tidak memulainya dengan momentum lahir atau wafatnya Nabi? Lalu kemana hari Maulid dalam pandangan para shahabat? Baca entri selengkapnya »

Menjawab Syubhat-Syubhat Perayaan Maulid Nabi

Posted on

cinta-rasul-dengan-ittiba
cinta-rasul-dengan-ittiba

Judul Asli: Menjawab Syubhat-Syubhat Perayaan Maulid Nabi
Penulis: Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi hafizhahullah

Sebagaimana dimaklumi bersama bahwa ahlul bid’ah senantiasa ‘berjuang’ dengan penuh kegigihan membela dan mengibarkan bendera bid’ah, sehingga bid’ah menyebar di mana-mana. Jangan heran bila mereka begitu berani memaksakan dalil demi hawa nafsunya atau menasabkan hadits yang tidak ada asalnya.

Bagaimana sikap kita dalam menghadapi syubhat mereka?!

Pertama: Bertanya Tentang Dalilnya
Syaikh Abdurrohman bin Yahya al-Mu’allimi berkata: “Tidak ada perselisihan pendapat bahwa agama yang benar (Islam) adalah yang datang dari Allah dan disampaikan oleh Rasulullah. Maka kita tanyakan kepada ahli bid’ah: Apakah amalan ini termasuk agama yang disampaikan oleh Muhammad dari Robbnya ataukah tidak? Kalau dia menjawab: Ini bukan termasuk agama, maka selesai sudah masalahnya. Namun kalau menjawab: Ini termasuk masalah agama, maka kita katakan padanya: Datangkanlah dalilnya!! [1] Baca entri selengkapnya »

Ibnu Taimiyah, Ibnu Hajar, Shalahuddin Al Ayubi Pro Maulid Nabi? [Syubhat Orang Yang Kehabisan Dalih]

Posted on

اقتضاء الصراط المستقيم
اقتضاء الصراط المستقيم

Sebagian orang selalu mencari-cari dalil untuk membenarkan amalan tanpa tuntunan yang ia lakukan. Di antara cara yang dilakukan adalah menjadikan perkataan ulama Ahlus Sunnah sebagai argumen untuk mendukung bid’ah mereka. Inilah yang terjadi dalam perayaan Maulid Nabi. Di antara perkataan ulama Ahlus Sunnah yaitu Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, disalahpahami oleh sebagian kalangan sehingga beliau pun disangka mendukung perayaan Maulid. Begitu pula ada perkataan lain dari Ibnu Hajar Al ‘Asqolani mengenai hal ini. Ibnu Hajar adalah di antara ulama yang memiliki ketergelinciran dalam masalah Maulid. Nantinya kami juga akan membahas syubhat (kerancuan) lainnya yang sengaja disuarakan oleh para simpatisan Maulid seperti pemutarbalikkan sejarah Maulid yang disangka dipelopori oleh Shalahuddin Al Ayubi. Semoga Allah memudahkan untuk mengungkap yang benar dan yang batil. Allahumma yassir wa a’in (Ya Allah, mudahkan dan tolonglah).

Kerancuan Pertama: Salah Paham dengan Perkataan Ibnu Taimiyah

Di salah satu website yang kami telusuri, ada perkataan Syaikhul Islam sebagai berikut, “Merayakan maulid dan menjadikannya sebagai kegiatan rutin dalam setahun sebagaimana yang telah dilakukan oleh sebagian orang, akan mendapatkan pahala yang besar sebab tujuannya baik dan mengagungkan Rasulullah SAW.Baca entri selengkapnya »

Kenapa Rasulullah Harus Lebih Kita Cintai ?

Posted on Updated on

Cinta Rasul
Cinta Rasul

Mencintai Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam berarti condongnya hati seorang muslim kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, yang dengan kecondongan ini terlihat dia lebih mendahulukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam daripada siapapun dari seluruh makhluk atau apapun dari benda di dunia ini.

Lebih mendahulukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam daripada orang tuanya, anaknya, dan seluruh manusia bahkan sampai diri sendiri.

Lebih mendahulukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari pada emas, perak dan seluruh alam semesta dan kekayaannya.

عنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- «لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ»

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata: “Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak beriman salah seorang dari kalian sampai aku ia lebih cintai daripada orangtuanya, anaknya dan seluruh manusia.” HR. Bukhari dan Muslim. Baca entri selengkapnya »

Inilah Nabi Kami Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, yang selalu kalian hina…!

Posted on Updated on

Cinta Rasul
Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam

Inilah Nabi Kami Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam,yang selalu kalian hina…!

بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وأله وصحبه, أما بعد

Sesuatu yang harus diketahui oleh seluruh manusia tentang Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwasanya beliau adalah Nabi yang penyayang shallallahu ‘alaihi wasallam, Allah Azza wa Jalla berfirman:

{وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ } [الأنبياء: 107]

Artinya: “Dan tiadalah Kami mengutus kamu (wahai nabi Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. 21:107) Baca entri selengkapnya »

Nasihat Bagi Pecinta Rasulullah

Posted on Updated on

Agama Islam tidak diletakkan pada ro’yu (pendapat manusia) tetapi wahyu karena agama Islam berasal dari Allah dan milik Allah.

Kelahiran Rasulullah adalah suatu nikmat yang sangat besar yang diberikan oleh Allah bagi hamba-hamba-Nya karena melalui Rasulullah, Allah memberikan hidayah kepada kita dan Allah pun memberitahukan kepada kita bagaimana jalan menuju Surga dan jalan-jalan yang menuju Neraka.

Maka kewajiban kita sebagai rasa syukur kepada Allah dan kegembiraan atas lahirnya Rasulullah tiada lain adalah dengan cara mempelajari jejak Rasulullah, bagaimana beliau shalat, haji dan sunnah-sunnah yang diajarkan oleh Beliau sebagai wujud dari rasa kecintaan kita. Dan sesuatu yang Beliau perintahkan maka jalankanlah dan sesuatu yang Rasul larang maka tinggalkanlah dan sesuatu yang Rasulullah tinggalkan sementara pendorongnya ada dan penghalangnya tidak ada maka jangan sekali-kali kita melakukannya. Baca entri selengkapnya »

Maulid Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dalam Timbangan Islam

Posted on

Bulan Rabiul Awwal telah tiba. Di bulan ini banyak dari kaum muslimin yang mengadakan acara peringatan kelahiran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam atau yang dikenal dengan acara Maulid Nabi. Bagaimana sebenarnya hukum perayaan ini? Apakah dibenarkan oleh Islam ataukah malah sebaliknya? Insya Allah tulisan ringkas ini akan menjelaskan pandangan syariat terhadap Maulid Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Hakikat Perayaan Maulid

Perayaan Maulid tidak pernah dilakukan oleh generasi awal Islam. Al Imam Ash Shakhhawi mengatakan,

“Perayaan maulid tidak pernah dinukilkan dari salah seorang pun dari dari salafus shalih yang hidup di tiga generasi awal Islam, hanya saja perayaan ini dimunculkan setelah masa tersebut.”

Kalau bukan dari generasi awal Islam, lantas darimana perayaan ini berasal? Baca entri selengkapnya »