takfir

[Audio] Wahabi, Antara Tuduhan dan Realita – Ust. Dr. Muhammad Arifin Badri, MA.

Posted on

Wahabi menjadi isu panas dimasyarakat karena beberapa faktor, diantara sekian banyak faktor ada dua faktor utama sedangkan yang lainnya hanyalah isu-isu sampingan saja, dua hal itu adalah mudah mengkafirkan dan mudah dalam memvonis bid’ah.

Dua tuduhan ini dibahas dengan apik oleh Ustadz Arifin Baderi dalam kajian berdurasi 2 jam 15 menit ini. Semoga kajian ini bisa memberikan pencerahan bagi kaum muslimin.

Download

Wahabi, Antara Tuduhan dan Realita

Apakah Abu Thalib Paman Nabi Mati Dalam Keadaan Kafir?

Posted on Updated on

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Sebelumnya kami perlu sampaikan bahwa pembahasan tentang status islam dan tidaknya Abu Thalib, bukan dalam rangka main vonis takfir atau kapling-kapling neraka untuk orang lain. Apalagi jika dianggap membenci ahlu bait Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Jelas ini tuduhan yang sangat jauh. Kita beriman bahwa Abu Lahab mati kafir, karena Allah mencela habis di surat al-Lahab, meskipun Abu Lahab adalah paman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan jelas kita tidak boleh mengatakan, mengkafirkan Abu Lahab berarti membenci ahlul bait Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Kita membahas status kekafiran Abu Thalib, dalam rangka meluruskan pemahaman, agar sesuai dengan dalil hadis dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan bukan mengikuti klaim kelompok tertentu yang tidak bertanggung jawab. Baca entri selengkapnya »

Taqiyah Salah Satu Rukun Agama Syi’ah

Posted on Updated on

TAQIYAH, RUKUN AGAMA SYI’AH

Taqiyah menurut kaum Muslimin adalah sebuah istilah yang pemahamannya hanya terarah kepada satu arti Yaitu “Dusta”. Adapun menurut Syi’ah taqiyah berarti perbuatan seseorang yang menampakkan sesuatu berbeda dengan apa yang ada dalam hatinya, artinya nifaq dan menipu dalam usaha mengelabui atau mengecoh manusia. Taqiyah adalah satu prinsip dari prinsip-prinsip kesesatan mereka. Taqiyah memiliki kedudukan yang luar biasa, mereka telah menempatkannya dalam tempat pengagungan dan pengkultusan, hingga mereka menjadikannya sebagai asas dalam agama mereka, dengan taqiyah seorang hamba akan mendapatkan pahala dan ihsan dari Allah.

Taqiyah adalah satu rukun dari rukun-rukun agama mereka, seperti halnya shalat. Ibnu Babawaih mengatakan:“Keyakinan kami tentang taqiyah itu adalah dia itu wajib. Barangsiapa meninggalkannya maka sama dengan meninggalkan shalat.”[Al-I’tiqadat, hal.114]. Baca entri selengkapnya »

[VIDEO] Terorisme Dalam pandangan Islam (Masjid Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian)

Posted on

Kajian bersama Ustadz Abu Abdul Muhsin Firanda MA dalam bahasan tema “Terorisme Dalam pandangan Islam” Diselenggarakan di Masjid Darul Ilmi, Kampus Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta. semoga bermanfaat

Silahkan bagi yg masih menilai atau bahkan menuduh dakwah salafiyyah sebagai dakwah terorisme untuk menyimak kajian ini. semoga Allah Ta’ala membimbing kita diatas kebenaran.

Abu Abdurrahman Fawwaz

[Audio] Radio Rodja Suka Mengkafirkan Kaum Muslimin ?!

Posted on Updated on

Hari jum’at kemarin Radio Rodja dapat undangan dari KPID Jabar untuk klarifikasi terhadap aduan beberapa lembaga dan ormas yang menyebutkan bahwa radio rodja sering mengkafirkan dan meng-ahli bid’ahkan kaum muslimin secara umum atau men-ta’yin ahli bid’ah masuk neraka.

Alhamdulillah bila menyimak kajian asatidz kita dengan hati yang jernih tentu kita dapati bahwa tuduhan tersebut hanyalah isapan jempol belaka,semoga Allah Ta’ala menetapkan hidayah bagi kita semua dan mereka.

Berikut satu saja kajian yang disampaikan oleh ustadz Abu Haidar -semoga Allah menjaga beliau- dari sekian banyak kajian yg disampaikan oleh para asatidz di radio Rodja yang bisa meluruskan tuduhan tersebut. Baca entri selengkapnya »

[Download Audio] Nasihat Kepada Gerakan Takfiri | Ust. Sufyan Basweidan

Posted on Updated on

Alhamdulillah, silakan download Rekaman kajian khusus bersama Ustadz Sufyan Fuad Baswedan, M.A. di kota Bandung yang diselenggarakan pada Sabtu, 7 Juli 2012, Jam 08.00 – 12.00 WIB di Masjid ASH-SHIDDIQ, Jl. Kebon Gedang, Gg. Siti Aisyah, Kiara Condong – Bandung. Tema kajian yang disampaikan adalah NASIHAT KEPADA GERAKAN TAKFIRI.

Semoga nasihat yang beliau sampaikan bermanfaat bagi seluruh kaum muslimin, khususnya kepada para pengikut gerakan takfiri. Download pada link berikut ini: Baca entri selengkapnya »

Boleh Keluar Dari Ketaatan Dan Mengangkat Senjata Kepada Penguasa, Asal Terpenuhi Syarat-Syaratnya!

Posted on

Kafirnya Seorang Haakim atau Penguasa Tidaklah Melazimkan Kebolehan Keluar Ketaatan dan Mengangkat Senjata Kepadanya

Seandainya benar kata orang-orang bodoh itu bahwa penguasa kita telah kafir (murtad), maka kekafirannya itu tidaklah selalu melazimkan kebolehan untuk keluar ketaatan darinya, atau – bahkan – mengangkat pedang.

Bolehnya keluar ketaatan dari penguasa, sedikitnya jika memenuhi 4 (empat) syarat, yaitu :

1. Penguasa itu jatuh dalam perkara kekafiran yang nyata, yang kita memiliki bukti di sisi Allah akan hal itu.

Dalilnya :

عَنْ جُنَادَةَ بْنِ أَبِي أُمَيَّةَ، قَالَ: ” دَخَلْنَا عَلَى عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ وَهُوَ مَرِيضٌ، قُلْنَا: أَصْلَحَكَ اللَّهُ، حَدِّثْ بِحَدِيثٍ يَنْفَعُكَ اللَّهُ بِهِ سَمِعْتَهُ مِنَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَِيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: دَعَانَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَِيْهِ وَسَلَّمَ فَبَايَعْنَاهُ، فَقَالَ فِيمَا أَخَذَ عَلَيْنَا: أَنْ بَايَعَنَا عَلَى السَّمْعِ وَالطَّاعَةِ فِي مَنْشَطِنَا وَمَكْرَهِنَا، وَعُسْرِنَا وَيُسْرِنَا، وَأَثَرَةً عَلَيْنَا، وَأَنْ لَا نُنَازِعَ الْأَمْرَ أَهْلَهُ إِلَّا أَنْ تَرَوْا كُفْرًا بَوَاحًا عِنْدَكُمْ مِنَ اللَّهِ فِيهِ بُرْهَانٌ “

Dari Junaadah bin Umayyah, ia berkata : Kami pernah masuk menemui ‘Ubaadah bin Ash-Shaamit yang ketika itu ia sedang sakit. Kami berkata : “Semoga Allah memperbaiki keadaanmu. Ceritakanlah kepada kami hadits yang Allah telah memberikan manfaat kepadamu dengannya, yang telah engkau dengar dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Ia berkata : “Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah memanggil kami, lalu membaiat kami. Dan diantara baiatnya adalah agar kami berbaiat untuk mendengar dan taat ketika kami semangat ataupun tidak suka, ketika dalam kemudahan ataupun dalam kesusahan, ataupun ketika kami diperlakukan secara sewenang-wenang. Dan hendaklah kami tidak merebut urusan kepemimpinan dari ahlinya (orang yang berhak). Beliau shallallaahu ’alaihi wasallam berkata : ”Kecuali jika kalian melihat kekufuran yang nyata, yang kalian memiliki bukti di sisi Allah” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhaariy no. 7056 dan Muslim no. 1709]. Baca entri selengkapnya »

Download Video Kajian : Pandangan Islam Tentang Terorisme

Posted on Updated on

Keseluruhannya ada 9 File, silakan download dari Youtube pada link berikut ini : Baca entri selengkapnya »

Download Audio: Mengenal Aliran Sesat NII – Metode dan Gerakannya (Ustadz Abu Qotadah) [Padang, 13 Mei 2011]

Posted on Updated on

Kepada kaum muslimin -semoga Allah selalu menjaga kita-, berikut ini kami hadirkan rekaman kajian dengan tema Mengenal Aliran NII (Metode dan Gerakannya). Kajian ini disampaikan oleh Ustadz Abu Qotadah hafizhahullah dari Tasikmalaya (beliau adalah mantan anggota NII). Kajian ini diselenggarakan di Masjid Baitul Ihsan, Sawahan Dalam III, Padang, Sumatera Barat (13 Mei 2011). Pada kajian ini beliau menjelaskan tentang hakikat aliran sesat NII, tentang metode dan gerakannya, sebab beliau sangat mengenal tentang aliran sesat NII. Semoga kajian ini bermanfaat bagi kaum muslimin. Silakan download rekamannya pada link berikut: Baca entri selengkapnya »

Syaikh Muqbil Berbicara Tentang Daulah Saudi Arabia

Posted on

Daulah Saudi Arabia Di Mata  Seorang Ulama Sunnah[1]

saudi arabia

MUQADDIMAH[2]

Alhamdulillahi Robbil Alamin.. Amma Ba’du, sejak dulu saya merasa ragu-ragu untuk berbicara masalah yang hendak saya bicarakan ini, kemudian sesudah itu kuatlah azamku (untuk menyampaikannya), dan jika sekarang ini saya sedang sakit maka saya khawatir kalau-kalau aku meninggal dalam keadaan belum melepaskan tanggung jawabku dalam masalah ini.

KEAMANAN DI NEGERI SAUDI

Sesudah ini –semoga Allah menjaga kalian semuanya- aku merasa kagum tatkala aku dipindahkan ke Makkah. Ketika aku di Yaman ada empat penjaga di pintu, dalam keadaan seperti ini kami tidak merasa aman di rumah kami siang dan malam. Dan aku berada di hotel Darul Azhar di Makkah dalam waktu beberapa malam aku tidak bisa tidur, maka aku keluar ke Masjidil Haram di tengah malam seorang diri, aku merasakan kenikmatan, kelapangan, dan kelezatan yang tidak ada bandingnya, aku keluar sendirian walhamdulillah, aku berjalan, thowaf, shalat, dan tinggal selama aku mampu, kemudian aku pulang ke hotel. Inilah keamanan yang tidak pernah aku saksikan di negeri manapun sesungguhnya sebabnya adalah istiqomah di atas Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dari pemerintah dan mayoritas penduduk negeri ini, maka sungguh benarlah Rabb kami Azza wa Jalla tatkala berfirman di dalam kitab-Nya yang mulia tentang Ahli Kitab. Baca entri selengkapnya »

Saudi Arabia Adalah Thoghut (?!) | Saudi Dimata Seorang Al-Qaidah

Posted on Updated on

MUQADDIMAH

saudi dimata seorang alqaidah

Daulah Su’udiyyah atau negeri Saudi Arabia adalah salah satu daulah di jazirah Arabiyyah yang dikenal sebagai pembela dakwah Salafiyyah yang gigih sejak berdirinya hingga saat ini.

Usaha yang agung dari dauluah Su’udiyyah di dalam mendakwahkan Islam yang haq menyejukkan mata dan membesarkan hati setiap muslim yang cinta kepada Islam yang haq, tetapi sebaliknya membuat geram dan panas orang-orang yang hatinya diselubungi oleh kebatilan dan kebid’ahan!

Di antara orang-orang yang sangat dengki kepada perjuangan daulah Su’udiyyah adalah seseorang yang menyebut dirinya Abu Muhammad Al-Maqdisi di dalam bukunya yang berjudul Kawasyif Jaliyyah fi Kufri Daulah Su’udiyyah – Edisi Indonesia : Saudi di Mata Seorang Al-Qaidah.

Dengan izin Allah telah sampai kepada kami kitab bantahan terhadap kitab Kawasyif di atas yang berjudul Tabdid Kawasyifil Anid fi Takfirihi Lidaulati Tauhid oleh Syaikh Abdul Aziz Ar-Ris dengan kata pengantar Syaikh Shalih Al-Fauzan, Syaikh Abdul Muhsin Al-Ubaikan dan Syaikh Abdullah Al-Ubailan. Baca entri selengkapnya »

Metodologi Ibnu Taimiyah Dalam Membedah Bid’ah Khawarij [2/2]

Posted on Updated on

bahaya khawarij

PEMBAHASAN KEEMPAT : SEBAB-SEBAB PENYIMPANGAN KAUM KHAWARIJ

Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah berusaha menganalisa faktor-faktor penyebab munculnya bid’ah Khawarij dan berusaha menjelaskan cara-cara setan dalam menjerat mereka. Salah satunya adalah dengan menjadikan bid’ah yang mereka lakukan seolah-olah bagus dan indah serta layak diikuti dan diterima. Sehingga harus dibela dengan pedang oleh imam beserta jama’ah mereka.

Berikut ini akan kami sebutkan beberapa faktor yang dipaparkan oleh Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah, yang merupakan sebab penyimpangan dan kesesatan kaum Khawarij. Sekaligus faktor penyebab berkembangnya bid’ah mereka di tengah-tengah manusia.

1.Sikap Wara’ Yang Semu Sebagai Akibat Dari Kedangkalan Ilmu Mereka.

Banyak sekali orang yang bersikap wara’ terhadap hal-hal tertentu. Namun di lain pihak justru meninggalkan perkara-perkara yang diwajibkan atas mereka. Diantara mereka ada yang melakukan perkara-perkara syubhat dengan berpijak kepada persangkaan dusta belaka. Ironinya mereka menganggap hal itu sebuah kewara’an, disebabkan karena kedangkalan ilmu dan piciknya pemahaman mereka. Hingga mereka jadikan sebagai sesuatu yang harus diikuti layaknya sebuah syariat. Baca entri selengkapnya »

Metodologi Ibnu Taimiyah Dalam Membedah Bid’ah Khawarij [1/2]

Posted on Updated on

khawarij

Pengantar.

Sebuah pemikiran dan ideologi tidak akan mati, meskipun para penganutnya sudah terkubur hancur dimakan tanah! Demikianlah sebuah ungkapan yang sering kita dengar dan tidak asing lagi di telinga kita. Memang begitulah realitanya. Sebagai contoh: Pemikiran Khawarij yang masih tetap eksis hingga sekarang bahkan sampai akhir zaman seperti yang diberitakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Meskipun Khalifah Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘Anhu telah menumpas sebagian besar tokoh-tokohnya pada peperangan Nahrawan yang terkenal itu, akan tetapi benih-benih pemikirannya masih tetap bertahan. Begitu pula pada hari ini, meskipun para alim ulama telah memperingatkan umat dari bahaya bid’ah Khawarij ini, toh pemikiran-pemikiran ala Khawarij tetap laris manis di tengah-tengah kaum muslimin, khususnya generasi muda. Baca entri selengkapnya »