Tarbiyatul Aulad

Kiat-Kiat Membimbing Anak Kecil Untuk Menghafal Al-Qur’an

Posted on Updated on

Pertanyaan:

Saya punya adik perempuan berumur 5 tahun lebih. Harapan saya, dia bisa menghafal Al-Quran (30 juz). Dari mana kami harus memulai dan bagaimana caranya?

Jawaban:

Sesungguhnya pendidikan Agama di berikan kepada anak sejak dini (kecil), menghafal Al-Quran dan mengajarkan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah perkaran yang agung. Khususnya zaman sekarang, ketika banyak orang menyia-nyiakan (pendidikan) anak mereka atau anak-anak yang berada di bawah perwaliannya. Mereka juga disibukkan dengan perkara yang tidak bermanfaat untuk urusan akhirat, bahkan membahayakan mereka. Mereka ditautkan dengan tokoh-tokoh yang tidak pantas jadi teladan, seperti: aktor, atlet, dan penyanyi. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Tips-Tips Untuk Melatih Buah Hati Anda Untuk Berpuasa

Posted on Updated on

Generasi salaf adalah generasi teladan. Muslim maupun muslimahnya, orang dewasa maupun anak kecilnya, dalam perkara ibadah maupun muamalah.

Di antara bentuk keteladanan generasi salaf adalah melatih anak kecil yang belum mukallaf untuk turut beribadah bersama kaum muslimin. Salah satu ibadah tersebut adalah puasa.

Dari Rubayyi’ binti Mu’awwidz; dia berkata, “Rasulullah mengutus untuk mengumumkan pada pagi hari asyura’ di wilayah kaum Anshar yang berada di sekitar kota Madinah.

من كان أصبح صائما فليتمّ صومه ومن كان أصبح مفطرا فليتمّ بقية يومه

Barang siapa yang pagi hari ini berpuasa, hendaklah menyelesaikannya. Barang siapa yang tidak berpuasa (sudah sarapan), hendaknya menahan (makan dan minum) sampai selesai.’ Baca entri selengkapnya »

Ajari Anak-Anak Kita Untuk Berdo’a

Posted on

MENJAGA ANAK, PERAN WAJIB ORANG TUA
Anak adalah amanat yang Allah Azza wa Jalla titipkan kepada orang tua. Amanat itu wajib dijaga dan dirawat sebaik-baiknya. Allah Azza wa Jalla akan meminta pertanggungjawabannya di hari Kiamat kelak. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Sungguh setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan mempertanggungjawabkannya, seorang lelaki adalah penjaga bagi anggota keluarganya dan dia akan diminta pertanggungjawabannya…”. [HR. al-Bukhâri no: 893, Muslim no: 4724]

Dalam riwayat lain, beliau n bersabda:

إِنَّ اللهَ سَائِلٌ كُلَّ رَاعٍ عَمَّا اسْتَرْعَأهُ أَحَفِظَهَ أَمْ ضَيَّعَهُ؟ حَتَّى يَسْأَلَ الرّجُلَ عَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ

Sungguh Allah akan meminta pertanggungjawaban setiap pemimpin atas setiap hal yang ia emban, apakah telah memeliharanya (dengan baik) atau (justru) menyia-nyiakannya? Termasuk menanyakan kepada seseorang (ayah) tentang keluarganya”.[Hadits shahih. Lihat ash-Shahîhah no: 1636] Baca entri selengkapnya »

Agar Buah Hati Menjadi Penyejuk Hati

Posted on Updated on

بسم الله الرحمن الرحيم

Kehadiran sang buah hati dalam sebuah rumah tangga bisa diibaratkan seperti keberadaan bintang di malam hari, yang merupakan hiasan bagi langit. Demikian pula arti keberadaan seorang anak bagi pasutri, sebagai perhiasan dalam kehidupan dunia. Ini berarti, kehidupan rumah tangga tanpa anak, akan terasa hampa dan suram.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

الْمَالُ وَالْبَنُونَ زِينَةُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَالْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ خَيْرٌ عِنْدَ رَبِّكَ ثَوَاباً وَخَيْرٌ أَمَلاً

Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia, tetapi amalan-amalan yang kekal dan shalih adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan” (Qs. al-Kahfi: 46). Baca entri selengkapnya »

Langkah Menanamkan Kehormatan Pada Anak

Posted on

Pendidikan yang buruk tanpa kontrol kontinyu di rumah, merupakan faktor dominan munculnya tindak keburukan dari anak-anak. Mereka hidup tanpa pengarahan atau pembinaan. Jalanan dan lingkungan lebih sering mempengaruhi otak dan pribadinya. Kondisi sosial yang tidak bersahabat dengan pertumbuhan anak, mengharuskan para orang tua agar meningkatkan perhatian mereka terhadap anak, terutama dalam aspek agamanya. Karena, selain sebagai karunia dari Sang Pencipta Azza wa Jalla, anak juga sekaligus sebuah tanggung jawab yang tidak boleh disia-siakan.

Oleh karena itu, proses pendidikan yang baik lagi intensif sangat urgens untuk segera dimulai sejak dini, supaya tercipta insan-insan yang menjunjung tinggi iffah. Yaitu mentalitas untuk selalu menjauhi segala sesuatu yang haram dan tidak terpuji untuk dikerjakan. Dengan ini, berarti para orang tua telah menanam investasi buat kehidupan akhiratnya, lantaran anak-anaknya shalih dan shalihah. Sebuah investasi yang tidak terukur harganya buat orang tua. Hilangnya iffah dari hati anak-anak (remaja) menimbulkan berbagai dampak sosial yang berbahaya. Para remaja enggan menikah lantaran kebutuhan biologis dapat terpenuhi dengan jalan haram. Baca entri selengkapnya »

Mendidik Anak Dengan Film Kartun

Posted on Updated on

Oleh: Syaikh Sholeh bin Fauzan al-Fauzan hafidzohulloh

Pertanyaan:

Apa hukum mendidik anak-anak dengan film kartun yang di sana terdapat faidah serta mengajarkan akhlak yang terpuji?

Jawaban:

Alloh telah mengharamkan gambar-gambar (makhluk bernyawa, pent) dan diharamkan menyimpannya, lalu bagimana kita gunakan itu untuk mendidik anak-anak kita?! Bagaimana kita mendidik mereka dengan sesuatu yang haram?! Dengan gambar-gambar yang diharamkan dan gambar animasi yang berbicara menyerupai manusia, gambar-gambar ini parah, dan tidak boleh mendidik anak-anak dengannya. Baca entri selengkapnya »

Jadilah Sang Pendidik!

Posted on

Pendidik atau guru adalah orang tua kedua bagi anak didiknya. Mau tidak mau para pendidik juga berperan besar mewarnai seorang anak. Anak laksana kertas putih yang secara fithroh bersih, suci dan orang tua serta gurulah yang berperan besar untuk mewarnai anak menjadi merah, hijau, kuning, atau perpaduan warna lainnya. Hal tersebut membuat pendidik memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar, yang tidak dapat diremehkan dan dipandang sebelah mata. Bagi pendidik yang ikhlas dan menjadikan tugas tersebut sebagai ladang amal maka pahala dari Allah telah menanti. Akan tetapi akankah seorang pendidik akan selalu mulus dan tanpa rintangan dalam melaksanakan tugasnya tersebut??? Tentu jawabnya tidak.

Lika-liku sebagai pendidik harus dilalui, karena pendidik tidak hanya menghadapi satu orang saja, namun bisa puluhan orang. Tidak hanya anak didik saja yang harus pendidik hadapi, begitu juga orang tua anak didik. Tidak mudah tentunya. Namun mengingat agung perannya seorang pendidik, dapat menjadikan pemicu semangat untuk tidak gentar menghadapi masalah-masalah yang dihadapi dengan anak didik. Setiap pendidik akan dicoba dengan masalah masing-masing, dan hal tersebut dapat mendewasakan sang pendidik dari waktu ke waktu. Hingga suatu saat ia mampu berdiri setegar karang, yang mampu menghadapi benturan ombak yang kian membesar. Senyum, tangis, guratan kesedihan maupun kekhawatiran menjadi bumbu bagi pendidik. Senyum dan tawa mengiringi langkah keberhasilan anak didik. Guratan kesedihan maupun kekhawatiran tersimpan hingga terkadang teruraikan air mata bila melihat kemunduran atau bahkan kemerosotan ynag dihadapi anak didik baik dari segi akademik maupun akhlak. Harus bagaimana lagi agar dapat menjadi guru yang pengertian terhadap anak-didik. Harus melakukan apa lagi agar anak didik dapat menjadi lebih baik. Satu masalah terurai dan selesai muncullah masalah yang baru yang harus dihadapi lagi. Seakan-akan masalah tak ada henti-hentinya dari hari ke hari. Baca entri selengkapnya »

Anak, perhiasan sekaligus ujian [Jangan kita terpedaya!]

Posted on Updated on

Allooh Subhannahu Ta’ala berfirman:

ٱلۡمَالُ وَٱلۡبَنُونَ زِينَةُ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا‌ۖ

“Harta dan anak-anak adalah perhiasaan kehidupan dunia “(QS. Al-Kahfi:46) Baca entri selengkapnya »

Download Audio: Dauroh Pekanbaru ADAB PENDIDIKAN ANAK (Ust. Maududi Abdullah, Lc. dan Ust. Muhammad Na’im, Lc.)

Posted on Updated on

Adab Mendidik Anak - Muhammad na'im

Bismillah walhamdulillah dengan nikmat-Nya jualah akhirnya ana selesai mengunggah (upload) files rekaman kajian ini.  Rekaman kajian ini diberikan oleh Al-Akh Aqil Azizi hafidzahullah selaku panitia dan boleh disebarluaskan.

Dauroh Ilmiah Islam ini bertempat di Masjid Al-Madinah, Pekanbaru dengan tema “Adab Pendidikan Anak“. Dauroh diadakan pada hari Ahad tanggal 13 Juni 2010 yang di isi oleh Al-Ustadz Muhammad Na’im, Lc  (Pengasuh Ma’had Al-Madinah, Solo/ Redaksi Majalah An-Nashihah) dan Al-Ustadz Maududi Abdullah, Lc  (Pekanbaru) hafidzahumullah. Baca entri selengkapnya »

Bekal Paling Berharga untuk Anak Cucu Kita

Posted on

Allah berfirman :

وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا( النســاء :9)

Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar. ( An-Nisaa; 9 )

Ayat di atas memperingatkan kepada seluruh orang tua untuk mempersiapkan anak menghadapi kehidupan di masa yang akan datang, setelah mereka meninggal atau setelah tidak mampu lagi mengurusnya. Baca entri selengkapnya »

Download Audio: BEGINILAH SEHARUSNYA MENDIDIK ANAK (Ust Muslim Atsari) [30 Mei 2010]

Posted on

Alhamdulillah, silakan download rekaman Kajian Umum Sragen bersama al Ustadz al Faadhil Muslim Al Atsari (Dewan Redaksi Majalah As Sunnah dan Pengajar Ma’had Ibnu Abbas As Salafy, Sragen).

Kajian yang beliau sampaikan bertajuk BEGINILAH SEHARUSNYA MENDIDIK ANAK dan diselenggarakan pada Ahad, 30 Mei 2010 (Pukul 08.00 s.d. Dhuhur) di Masjid Al Ikhlas, Gondang, Jirapan, Masaran, Sragen. Semoga bermanfaat.

Silakan download pada link berikut: Baca entri selengkapnya »

[Sayang Anak!] Panduan Ibadah Sholat dan Dzikir Setelah Sholat

Posted on Updated on

Ayo Shalat Bersamaku

E-Book anak berikut ini adalah pelajaran tentang tata cara shalat yang disertai dengan doa-doa di dalam shalat. Selain itu juga dilengkapi dengan penjelasan ringkas tentang waktu-waktu shalat dan jumlah raka’at pada masing-masing waktu shalat..

Semoga bermanfaat..!

Silahkan kunjungi link berikut untuk: Baca entri selengkapnya »

Download Audio: Bedah Buku “MENCETAK GENERASI RABBANI” (Ust Abu Ihsan) [16 Mei 2010]

Posted on Updated on

Alhamdulillah, silakan download rekaman Kajian Akbar dengan tema MENCETAK GENERASI RABBANI! yang disampaikan oleh al Ustadz Abu Ihsan al Atsari (dari Medan). Kajian ini diselenggarakan di Masjid Al Falah, desa Karangasem, Banaran, Kalijambe, Sragen (Ahad, 16 Mei 2010).

Materi yang beliau sampaikan merujuk sebuah buku dengan judul yang sama, Mencetak Generasi Rabbani ! (karya Ustadzah Ummu Ihsan Choiriyah dan Ustadz Abu Ihsan Al Atsari hafizhahumallah).

Kami selaku panitia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya acara ini, khususnya kepada masyarakat desa Karangasem, Banaran, Kalijambe yang sejak awal berperan aktif mendukung acara ini baik dalam hal kepanitiaan, maupun bantuan materi dan non-materi lainnya. Kami ucapkan terima kasih pula kepada aparat pemerintahan yang telah mendukung kegiatan ini. Jazahumullahu khaira. Baca entri selengkapnya »

Anak dan Masa Depan Umat Islam

Posted on

Anak dan Masa Depan Ummat Islam

Anak adalah harapan di masa yang akan datang. Kalimat ini seringkali kita dengar dan amat lengket di benak kita. Tak ada yang memungkiri ucapan itu, karena memang ia sebuah kenyataan bukan hanya sekedar ungkapan perumpamaan, benar-benar terjadi bukan sebatas khayalan belaka. Karenanya sudah semestinya memberikan perhatian khusus dalam hal mendidiknya sehingga kelak mereka menjadi para pengaman dan pelopor masa depan umat Islam.

Lingkungan pertama yang berperan penting menjaga keberadaan anak adalah keluarganya sebagai lembaga pendidikan yang paling dominan secara mutlak lalu kemudian kedua orangtuanya dengan sifat-sifat yang lebih khusus. Sesungguhnya anak itu adalah amanat bagi kedua orangtuanya. Di saat hatinya masih bersih, putih, sebening kaca jika dibiasakan dengan kebaikan dan diajari hal itu maka ia pun akan tumbuh menjadi seorang yang baik, bahagia di dunia dan akhirat. Sebaliknya jika dibiasakan dengan kejelekan dan hal-hal yang buruk serta ditelantarkan bagaikan binatang, maka akan tumbuh menjadi seorang yang berkepribadian rusak dan hancur. Kerugian mana yang lebih besar yang akan dipikul kedua orangtua dan umat umumnya apabila meremehkan pendidikan anak-anaknya. Baca entri selengkapnya »