tazkiyatun nufus

Download Audio : Meniti Zuhud Islami, Menapaki Kelembutan Hati [Ust. Abdulhakim Abdat]

Posted on

Meniti Zuhud Islami, Menapaki Kelembutan Hati
Meniti Zuhud Islami, Menapaki Kelembutan Hati

Alhamdulillah, dapat kami hadirkan kepada kaum muslimin, rekaman MP3 ceramah agama Islam dengan tema  MENITI ZUHUD ISLAMI, MENAPAKI KELEMBUTAN HATI. Pengajian umum ini disampaikan oleh Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat di Pesantren Annajiyah Bandung pada Ahad 4 November 2012. Semoga nasihat-nasihat berharga yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Hakim bermanfaat bagi seluruh kaum muslimin, silakan download pada link berikut: Baca entri selengkapnya »

Iklan

Life Is A Style?

Posted on Updated on

Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan shahabatnya. Amiin

Saudaraku, anda pernah mendengar motto : Life is a style? Atau mungkin anda termasuk yang terinspirasi oleh motto ini?

Kalau anda adalah orang jawa, saya yakin anda diajari motto: “ajining rogo soko busono” (harga diri tercermin dari pakaian)”.

Saudaraku! Coba anda bayangkan, apa perasaan anda ketika sedang berpenampilan perlente, semerbak wangi, pakaian,  sepatu,  jam tangan, tas dan lain sebagainya serba bermerek, dengan harga seabrek.

Bahkan tidak jarang dari saudara kita yang beranggapan bahwa agar penampilannya lebih sempurna, ia masih perlu untuk menyisipkan sebatang rokok putih di bibirnya.

Kereen, waah, dan penuh percaya diri. Kira-kira begitulah perasaan yang bergemuruh dalam jiwa anda kala itu. Bukankan demikian saudaraku?

Sebaliknya: Bayangkan anda sedang berpenampilan gembel, baju compang camping, sendal jepit, berjalan di salah satu pusat belanja tersohor di kota anda. Bagaimana perasaan anda saat itu? Mungkinkah saat itu anda bisa tampil dengan percaya diri dan tetap menegakkan kepala, apalagi membusungkan dada? Baca entri selengkapnya »

Pengaruh Ibadah Bagi Seorang Muslim [Plus Download MP3]

Posted on Updated on

Syariat Islam yang mencakup akidah (keyakinan), ibadah dan mu’amalah, diturunkan oleh Allah Ta’ala dengan ilmu-Nya yang maha tinggi dan hikmah-Nya yang maha sempurna, untuk kebaikan dan kemaslahatan hidup manusia. Karena termasuk fungsi utama petunjuk Allah Ta’ala dalam al-Qur’an dan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah untuk membersihkan hati dan mensucikan jiwa manusia dari semua kotoran dan penyakit yang menghalanginya dari semua kebaikan dalam hidupnya.

Allah Ta’ala berfirman,

لَقَدْ مَنَّ اللَّهُ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ إِذْ بَعَثَ فِيهِمْ رَسُولاً مِنْ أَنْفُسِهِمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلالٍ مُبِينٍ

Sungguh Allah telah memberi karunia (yang besar) kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus kepada mereka seorang Rasul dari kalangan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, mensucikan (hati/jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka al-Kitab (al-Qur-an) dan al-Hikmah (as-Sunnah). Dan sesungguhnya sebelum (kedatangan Rasul) itu, mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata” (QS Ali ‘Imraan:164).

Makna firman-Nya “mensucikan (Hati/jiwa) mereka” adalah membersihkan mereka dari keburukan akhlak, kotoran jiwa dan perbuatan-perbuatan jahiliyyah, serta mengeluarkan mereka dari kegelapan-kegelapan menuju cahaya (hidayah Allah Ta’ala)[1]. Baca entri selengkapnya »

Antara Sulaiman dan Qorun [Siapa yang akan kita contoh?]

Posted on Updated on

Manusia sangat menyukai kesenangan dunia, baik berupa kesehatan, harta, keturunan, ataupun kedudukan. Mereka sangat membanggakannya dan menjadikannya sebagai parameter kesuksesan hidup. Oleh sebab itu mereka sangat bersedih dan bahkan berputus asa tatkala kesenangan itu lenyap darinya. Mereka tidak bisa menjadi sosok hamba yang bersabar ketika mendapatkan musibah yang ditakdirkan-Nya.

Sebaliknya, tatkala berhasil mendapatkan kembali nikmat dunia yang sebelumnya luput darinya, mereka merasa seolah-olah dirinyalah orang yang paling berhak menikmatinya. Mereka juga meremehkan dan melecehkan orang lain yang ada di sekitarnya karena tidak memiliki ‘kemuliaan’ seperti yang didapatkannya. Mereka pun ternyata tidak bisa menjadi sosok hamba yang pandai bersyukur kepada Rabbnya atas nikmat yang telah dilimpahkan oleh-Nya. Baca entri selengkapnya »

Download Audio | Dauroh Ust. Yazid Jawas di Batam (2-3 Oktober 2010M)

Posted on Updated on

dauroh ust yazid

Bismillah

Alhamdulillah yang dengan nikmatnya, rangkaian dauroh 2 hari (2-3 Okt 10) bersama al ustadz yazid bin abdul qodir jawwas berjalan sukses. Selama 2 hari beliau yang mukim di bogor mengisi kajian di 3 lokasi di kota Batam.

Pada dauroh kali ini ustadz yazid hafidzahullah membedah 3 buku barunya. Yang pertama di masjid sabiilun najaah, sabtu pagi, beliau membedah buku ‘adab dan akhlak penuntut ilmu’. kemudian pada malam harinya, bertempat di aula radio hang fm, beliau mengupas bukunya tentang ‘tazkiyatun nufus’.

Keesokan harinya, bertempat di masjid al-kaffah legenda malaka, beliau membawakan bukunya yang berjudul ‘mulia dengan manhaj salaf’. semoga rangkaian dauroh yang diberikan beliau, memberi bekal dan manfaat untuk kehidupan kita, dunia dan akhirat.

Buat antum yang ingin mendengarkan kajian beliau hafidzahullah, silakan download file mp3 kajiannya dari link-link di bawah ini. Baca entri selengkapnya »

Di Mana Air Matamu?

Posted on

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena merasa takut kepada Allah sampai susu [yang telah diperah] bisa masuk kembali ke tempat keluarnya.” (HR. Tirmidzi [1633]).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Ada tujuh golongan yang akan dinaungi oleh Allah pada hari ketika tidak ada naungan kecuali naungan-Nya; [1] seorang pemimpin yang adil, [2] seorang pemuda yang tumbuh dalam [ketaatan] beribadah kepada Allah ta’ala, [3] seorang lelaki yang hatinya bergantung di masjid, [4] dua orang yang saling mencintai karena Allah; mereka berkumpul dan berpisah karena-Nya, [5] seorang lelaki yang diajak oleh seorang perempuan kerkedudukan dan cantik [untuk berzina] akan tetapi dia mengatakan, ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allah’, [6] seorang yang bersedekah secara sembunyi-sumbunyi sampai-sampai tangan kirinya tidak tahu apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya, dan [7] seorang yang mengingat Allah di kala sendirian sehingga kedua matanya mengalirkan air mata (menangis).” (HR. Bukhari [629] dan Muslim [1031]). Baca entri selengkapnya »