Wahabi

[Silsilatudz Dzahab] Penjelasan Akidah Salaf Ahlussunnah Wal Jama’ah Tentang Dimanakah Allah? (Al-Ustadz Abdul Hakim Abdat) Bagian 3

Posted on Updated on

Iklan

Nasihat Bagi Kaum Muslimin Tentang Akidah Bahwa Allah itu Maha Tinggi di atas ‘Arsy

Posted on

Artikel ini telah dibaca, di-muraja’ah,
dan diberi masukan oleh: Ust. Dr. Firanda Andirja, MA.

Penulis: Abu Ziyān Johan Saputra Halim, M.HI.
Pimred alhujjah.com, Pengasuh kanal dakwah Telegram: @kristaliman

MUKADDIMAH

Keyakinan bahwa Allah itu Maha Tinggi dan berada di atas, sejatinya merupakan keyakinan yang telah terpatri dalam fitrah kaum muslimin secara umum. Ungkapan-ungkapan mereka yang biasa kita dengar semisal;

“Kita serahkan pada Yang di Atas”…, “Kalau Yang di Atas telah berkehendak”…., dan lain-lain yang semisal,

adalah bukti bahwa sebenarnya hati kita tidak bisa memungkiri keberadaan Allah di atas segenap makhluk. Di samping juga mereka—ketika berdoa dan berharap kepada Allah—kedua tangan serta kepala mereka menengadah ke atas, tidak ke samping, dan tidak ke bawah.

Kita tidak pernah mendengar ungkapan kaum muslimin yang menyatakan; “Kita serahkan saja pada yang tidak di bawah dan tidak di atas”…, atau “Kita serahkan pada Dzat yang ada di mana-mana”… Sungguh kita tidak pernah mendengar yang demikian terucap oleh lisan mereka.

Namun sungguh sangat disayangkan, sebagian tokoh yang mengaku bermadzhab Asy’ary dan memperjuangkan madzhab Imam Abul Hasan al-Asy’ary justru berseberangan dengan keyakinan kaum muslimin tersebut, sekaligus juga berseberangan dengan aqidah Imam Abul Hasan al-Asy’ary, khususnya dalam masalah Sifat Allah, “Istiwaa’” yaitu;

Keberadaan Allah yang Maha Tinggi di atas ‘Arsy-Nya dan di atas segenap makhluk-Nya tanpa tasybih dan takyif.

* * * Baca entri selengkapnya »

Jawaban Telak Menlu Saudi Adel Al-Jubair Atas Tudingan Iran Dalam Rapat PBB

Posted on

Dalam rapat PBB, Iran melaporkan bahwa Saudi Arabia adalah pembuat krisis, selalu bikin ulah, negara asal teroris, dsb. PBB mengkonfirmasi tudingan-tudingan tersebut kepada Menteri Luar Negeri Saudi Arabia. Apakah benar Saudi Arabia mendukung ISIS dan terorisme -termasuk di Suriah- ? Apa jawaban Menteri luar negeri Saudi??

Tambahan Informasi Penting:

Dari sini kita mengetahui bahwa “permusuhan” IRAN vs USA hanyalah sebuah telolet ….

Seandainya Hadits Tentang Islamnya Kedua Orangtua Nabi Shahih, Maka Kami Adalah Orang Yang Paling Berbahagia Dengannya

Posted on

Pro kontra masalah status kedua orang tua Nabi akhir-akhir ini menjadi buah bibir media sosial. Sebagai seorang muslim, mari kita semua menimbangnya dengan dalil bukan dengan perasaan semata. Mari cermati dua hadits yang merupakan landasan dasar masalah ini:

Dalil pertama:

عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَجُلًا قَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيْنَ أَبِيْ؟ قَالَ: فِي النَّارِ. فَلَمَّا قَفَّى دَعَاهُ فَقَالَ: إِنَّ أَبِي وَأَبَاكَ فِي النَّارِ

Dari Anas, bahwasanya ada seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, di manakah tempat ayahku (yang telah meninggal) sekarang berada?” Beliau menjawab, “Di neraka.” Ketika orang tersebut menyingkir, maka beliau memanggilnya lalu berkata, “Sesungguhnya ayahku dan ayahmu di neraka” (HR. Imam Muslim dalam Shahîh-nya (203). Baca entri selengkapnya »

Khutbah Jum’at Syaikh Ali Al-Hudzaifiy (Imam Masjid Nabawi) : “Menolong Negeri Yaman Tercinta”

Posted on

MENOLONG NEGERI YAMAN TERCINTA

Khutbah Jum’at Mesjid Nabawi 14/6/1436 H- 3/4/2015 M
Oleh : Asy-Syaikh Ali Al-Hudzaifi hafizohulloh

Khutbah Pertama :

Segala puji bagi Allah penguasa bumi dan langit, Ia memuliakan yang Ia kehendaki dan merendahkan yang Ia kehendaki, Ia memutuskan hukum dan tidak ada yang menolak hukumNya, apa yang Allah kehendaki maka terjadi, dan apa yang tidak Allah kehendaki maka tidak akan terjadi. Ia menguji dengan kesenangan agar besar pahala orang-orang yang bersyukur, dan Ia menguji dengan kesulitan agar besar pahala orang-orang yang bersabar.

Aku memuji Robku dan aku bersyukur kepadaNya atas berkesenambungnya pemberian yang terbaik, dan aku bersaksi bahwasanya tidak ada tuhan yang berhak disembah melainkan Allah semata tidak ada sekutu bagiNya, Pemilik keagungan dan kesombongan, bagiNya nama-nama terindah dan sifat-sifat yang mulia. Dan aku bersaksi bahwasanya Nabi kita dan pemimpin kita Muhammad adalah hambaNya dan rasulNya. Allah telah mengutusnya dengan sinar dan cahaya, ya Allah anugrahkan sholawat dan salam serta keberkahan kepada hambaMu dan rasulMu Muhammad, dan kepada keluarganya serta para sahabatnya yang baik dan bertakwa. Baca entri selengkapnya »

Masjidil Haram Direnovasi, Rumah Kelahiran Nabi Dijadikan WC Umum. Benarkah?!

Posted on

Ustadz, beberakali saya melihat orang menyebar berita fitnah ttg kerajaan saudi. Lalu apa benar, tempat kelahiran Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam di Mekah dijadikan WC umum? terima kasih

Jawaban:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Bersikap waspada dan hati-hati, menjadi prinsip penting yang harus selalu kita kedepankan dalam menerima setiap berita. Terlebih berita yang memicu emosi masyarakat. Mudah menyebarkan berita, bisa jadi termasuk menyebarkan kebencian di tengah masyarakat. Penyesalan baru terjadi ketika muncul konflik di tengah mereka. Inilah yang Allah ajarkan dalam firman-Nya,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. al-Hujurat: 6). Baca entri selengkapnya »

Raja Salman bin Abdul Aziz dan Komitmennya Terhadap Syari’at Islam

Posted on

Pemimpin yang shaleh adalah idaman bagi orang-orang yang beriman. Ketika seorang pemimpin memiliki kecakapan dalam tata negara, ditambah memiliki keshalehan, maka itu adalah karunia yang sangat besar yang Allah berikan bagi penduduk suatu negeri. Dan karunia itu kian bertambah, apabila sang pemimpin adalah orang yang memiliki perhatian terhadap agama, penegakan syariat, dan dakwah tauhid.

Kerajaan Arab Saudi adalah sedikit dari negeri yang diberikan Allah karunia besar tersebut. Raja-raja mereka begitu memiliki perhatian yang besar terhadap Islam dan kaum muslimin. Mereka membangun percetakan Alquran kemudian menyebarkannya ke berbagai negeri kaum muslimin, membantu pembangunan fasilitas pribadatan dan fasilitas publik, dll. Tidak heran, rakyatnya pun meneladani prilaku pemimpin mereka. Karenanya, sering kita dengar orang-orang di negeri kita mengajukan permintaan bantuan dana ke orang-orang Arab Saudi untuk kepentingan dakwah, karena mereka dikenal loyal dalam hal ini.

Setelah sebelumnya membahas tentang keahlian Raja Salman bin Abdul Aziz dalam dunia kepemimpinan dan diplomasi, berikut ini adalah sedikit kisah sisi relijius raja Arab Saudi yang baru tersebut. Baca entri selengkapnya »

“KEGILAAN WAHABI” DI BULAN HAJI

Posted on

Imam Bukhori rohimahullah di dalam shohihnya meriwayatkan sebuah hadits dari sahabat mulia Ibnu ‘Abbas rodhiallahu ‘anhuma, bahwasanya Rosulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

ما من أيام العمل الصالح فيها أحب إلى الله من هذه الأيام – يعني أيام العشر – قالوا : يا رسول الله ولا الجهاد في سبيل الله ؟ قال ولا الجهاد في سبيل الله إلا رجل خرج بنفسه وماله ثم لم يرجع من ذلك بشيء

“Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu : Sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Mereka bertanya : Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah ?. Beliau menjawab : Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun.”

Mungkin hadits inilah yang membuat orang saudi ‘wahabi’ (terutama di kota Madinah) berbondong-bondong dan berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan. Kebaikan yang tertimbun oleh lumpur-lumpur kebencian orang-orang yang hasad, benci, dan iri kepada saudi.

Langsung saja, berikut ini akan kami sebutkan beberapa “kegilaan” warga saudi di musim haji yang tidak dilakukan oleh orang waras di Indonesia (maaf) : Baca entri selengkapnya »

Download Rekaman Kajian Riyadhus Shalihin Bersama Syaikh Abdurrozzaq [LENGKAP]

Posted on Updated on

Sekilas Perkenalan Dengan Kitab Riyadhus Shalihin

Sesungguhnya Allah telah mengutus Rasul-Nya Muhammad dengan membawa petunjuk dan menurunkan kepadanya Al Quran pedoman hidup umat yang kekal sampai hari kiamat serta memberikan tafsir Al Quran dan yang semisalnya bersama Al Quran tersebut, sehingga Sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam baik berupa ucapan atau perbuatan adalah penjelas Al Quran dan penunjuk makna-maknanya.

Demikian juga para sahabat Rasulullah telah menghafal, mempelajari dan menulis Al Quran dan As Sunnah sedangkan Allah telah bertanggung jawab dalam menjaga kitab-Nya yang mulia dan menjadikan orang-orang yang menjaga dan memperhatikan As Sunnah An Nabawiyah sejak masa Rasulullah sampai sekarang hingga hari kiamat nanti.

Dengan taufik dari Allah, Sunnah Rasulullah menjadi pusat perhatian para ulama di setiap masa dan tempat sehingga sempurnalah penjagaan, taqyiid dan penulisannya dalam kitab musnad, shihah, sunan dan mu’jam-mu’jam. Di antara para ulama yang memberikan perannya dalam menjaga dan menulis As Sunnah adalah Imam Abu Zakariya Yahya bin Syaraf an-Nawawy ad-Dimasyqy (631-676 H) yang termasuk dalam jajaran ulama besar di abad ke-7 hijriah. Beliau memiliki hasil karya yang banyak lagi bermanfaat dalam pembahasan yang beraneka ragam. Karya-karya beliau telah mendapatkan pujian dan sanjungan serta perhatian yang besar dari para ulama sehingga mereka mempelajari, mengambil faedah dan menukil dari karya-karya beliau tersebut. Baca entri selengkapnya »

[Audio] Wahabi, Antara Tuduhan dan Realita – Ust. Dr. Muhammad Arifin Badri, MA.

Posted on

Wahabi menjadi isu panas dimasyarakat karena beberapa faktor, diantara sekian banyak faktor ada dua faktor utama sedangkan yang lainnya hanyalah isu-isu sampingan saja, dua hal itu adalah mudah mengkafirkan dan mudah dalam memvonis bid’ah.

Dua tuduhan ini dibahas dengan apik oleh Ustadz Arifin Baderi dalam kajian berdurasi 2 jam 15 menit ini. Semoga kajian ini bisa memberikan pencerahan bagi kaum muslimin.

Download

Wahabi, Antara Tuduhan dan Realita

Madzhab Di Makkah dan Madinah

Posted on

Pertanyaan : Assalammualaikum, Saya mendengar dari seorang ustadz bahwa jaman dahulu di masjid nabawi dan mekkah, orang yang naik haji bisa belajar banyak mahzab, tapi sekarang orang-orang luar mekah jika naek haji hanya bisa belajar satu mahzab karena menganggap satu mahzab ini adalah yang paling benar. Benarkah seperti keadaannya? Mahzab apakah yang dipakai oleh ulama di mekkah dan madina? Jazakallahu khoir

Dari sdr. Agung H.

Jawaban: Wa alaikumus salam.  Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Ada beberapa informasi yang pelu kita luruskan dari apa yang disampaikan Sang Ustadz. Ada sebagian yang tidak sesuai realita, dan ada yang bisa menimbulkan kesalah-pahaman. Baca entri selengkapnya »