Wahhabi

SIAPA PENCETUS PERTAMA ISTILAH WAHHABI?

Posted on Updated on

SIAPA PENCETUS PERTAMA ISTILAH WAHHABI?

Oleh :Al-Ustadz Jalâl Abu Alrub

Suatu hal yang jelas bahwa Inggris merupakan negara barat pertama yang cukup interest menggelari dakwah ini dengan “Wahhabisme”, alasannya karena dakwah ini mencapai wilayah koloni Inggris yang paling berharga, yaitu India. Banyak ‘ulamâ` di India yang memeluk dan menyokong dakwah Imâm Ibn ‘Abdil Wahhâb. Juga, Inggris menyaksikan bahwa dakwah ini tumbuh subur berkembang dimana para pengikutnya telah mencakup sekelompok ‘ulamâ` ternama di penjuru dunia Islâm. Selama masa itu, Inggris juga mengasuh sekte Qâdhiyânî dalam rangka untuk mengganti mainstream ideologi Islam. [Lihat : Dr. Muhammâd ibn Sa’d asy-Syuwai’ir, Tashhîh Khathâ’ Târîkhî Haula`l Wahhâbiyyah, Riyâdh : Dârul Habîb : 2000; hal. 55]. Mereka berhasrat untuk memperluas wilayah kekuasaan mereka di India dengan mengandalkan sebuah sekte ciptaan mereka sendiri, Qâdhiyânî, yaitu sekte yang diciptakan, diasuh dan dilindungi oleh Inggris. Sekte yang tidak menyeru jihad untuk mengusir kolonial Inggris yang berdiam di India. Oleh karena itulah, ketika dakwah Imâm Ibn ‘Abdil Wahhâb mulai menyebar di India, dan dengannya datanglah slogan jihad melawan penjajah asing, Inggris menjadi semakin resah. Mereka pun menggelari dakwah ini dan para pengikutnya sebagai ‘Wahhâbi’ dalam rangka untuk mengecilkan hati kaum muslimin di India yang ingin turut bergabung dengannya, dengan harapan perlawanan terhadap penjajah Inggris tidak akan menguat kembali.* Banyak ‘Ulamâ` yang mendukung dakwah ini ditindas, beberapa dibunuh dan lainnya dipenjara.** Baca entri selengkapnya »

Iklan

Download Audio: KENAPA ISLAM MENGECAM TERORISME? (Ust. Dr. Ali Musri) [Solo, 25 Juli 2010]

Posted on

Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini kami dapat menghadirkan rekaman Kajian Akbar KENAPA ISLAM MENGECAM TERORISME ? di kota Solo bersama al-Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A.

Kajian ini diselenggarakan di Masjid Baiturrahmah, Mojosongo, Solo (Ahad, 25 Juli 2010). Sebelum kajian dimulai, terlebih dahulu diberi sambutan oleh pihak Takmir Masjid Baiturrahmah dan pihak Poltabes Surakarta.

Alhamdulillah, kajian ini berlangsung dengan lancar serta dihadiri banyak peserta hingga di luar masjid. Semoga kajian yang beliau sampaikan bermanfaat bagi seluruh kaum muslimin.

Silakan download pada link di bawah ini: Baca entri selengkapnya »

[Download Audio] Terorisme Bukan Islam, Islam Bukan Terorisme

Posted on

Program Acara  : Siaran Langsung Dauroh Kota Medan
Waktu Siaran : Ahad 04 Juli 2010 Pukul 09.00 – 16.00 WIB
Tema Kajian : Terorisme Bukan Islam, Islam Bukan Terorisme
Pemateri : Ustadz DR. Ali Musri Semjan Putra, MA
Kualitas Suara : A

Download Kajiannya Di Sini: Baca entri selengkapnya »

Jawaban Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab -rahimahullah-

Posted on

MELURUSKAN PEMAHAMAN KELIRU

TENTANG SYAIKH MUHAMMAD BIN ABDUL WAHAB

Oleh: Shalih bin Abdul Aziz As Sindi

Semenjak berlalunya tahun-tahun yang panjang, dalam kurun waktu yang lama, kontroversi tentang Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhâb rahimahullah dan dakwahnya masih terus berjalan. Antara yang mendukung dan yang menentang, atau yang menuduh dan yang membela.

Yang perlu diperhatikan mengenai ucapan orang-orang yang menentang Syaikh yang melontarkan kepada beliau dengan bebagai tuduhan, bahwa perkataan mereka tak disertai dengan bukti. Apa yang mereka tuduhkan tidak mempunyai bukti dari perkataan Syaikh, atau didasarkan pada apa yang telah ditulis dalam kitabnya, tapi hanya sekedar tuduhan yang dilontarkan oleh pendahulu mereka, kemudian diikuti oleh orang setelahnya.

Saya yakin tak ada seorangpun yang berfikir obyektif kecuali dia mengakui bahwa cara terbaik untuk mengetahui fakta yang sebenarnya adalah dengan melihat kepada yang bersangkutan, kemudian mengambil informasi langsung dari apa yang telah disampaikannya. Baca entri selengkapnya »

Muhammad bin Abdul Wahhab = Fitnah Nejed? (Sebuah Kritikan Ilmiyah)

Posted on Updated on

Muhammad bin Abdul Wahhab = Fitnah Nejed?

(Kritikan Ilmiah untuk Penentang Dakwah Tauhid Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab)
disusun oleh:

Abu Ubaidah Yusuf As-Sidawi

membela dakwah tauhid

Sesungguhnya Alloh telah berjanji menjaga kemurnian agama-Nya, dengan membangkitkan sebagian hamba-Nya untuk berjuang membela agama dan membantah ahli bid’ah, para pengekor hawa nafsu, yang seringkali menyemarakkan agama dengan kebid’ahan dan mempermainkan dalil al-Qur’an dan as-Sunnah seperti anak kecil mempermainkan tali mainannya. Mereka memahami nash-nash dengan pemahaman yang keliru dan lucu. Hal itu karena mereka memaksakan dalil agar sesuai dengan selera hawa nafsu.

Bila anda ingin bukti, terlalu banyak, tetapi contoh berikut ini mungkin dapat mewakili.

Dalam sebuah majalah bulanan yang terbit di salah satu kota Jawa timur, seorang yang menamakan dirinya ”Masun Said Alwy” menulis sebuah artikel sekitar sepuluh halaman berjudul ”Membongkar Kedok Wahabi, Satu Dari Dua Tanduk Setan”. Baca entri selengkapnya »

Download Audio: MENGAPA SAYA MEMILIH MANHAJ SALAF? (Ust. Zainal Abidin, Lc.) [Sukoharjo, 10 Mei 2010]

Posted on

manhaj salaf

Alhamdulillah dakwah salaf telah banyak dikenal oleh kaum muslimin karena taufiq dan kehendak Alloh Ta’ala. Juga melalui para dai’ salafy yang ikhlas karena Alloh Ta’ala. Tetapi bagaimana kita menjelaskan makna dakwah yang mulia ini kepada masyarakat awam? Insyaalloh antum temukan dalam kajian bersama Ustadz Zainal Abidin, Lc. dengan tema  MENGAPA SAYA MEMILIH MANHAJ SALAF? Pengajian ini disampaikan di Masjid Al Wathon, desa Dalanga, Tawangsari, Sukoharjo (10 Mei 2010, Ba’da Isya’ sampai selesai.) Semoga penjelasan beliau pada kajian ini bermanfaat. Silakan download Baca entri selengkapnya »

KEGAGALAN DALAM MEMBEDAKAN : Wahabi-Salafy, Osama Bin Laden, Sufi-Thaliban dan Pengikut Sayyid Qutb

Posted on Updated on

Penulis Haneef James Oliver

Osama bin Laden “Wahhabi”?

Pada tanggal 30 September 2001, seorang analis Timur Tengah dari kantor berita BBC, Roger Hardy, menulis satu artikel yang berjudul “Di Dalam Islam ‘Wahhabi’.” Hardy sendiri menulis bahwa istilah “Wahhabi” seringkali disalahgunakan untuk tujuan menghina.

“Istilah ‘Wahhabi’ seringkali digunakan secara bebas. Media Rusia, sebagai contoh, menggunakan istilah tersebut untuk mencela aktivis Islam di Asia Tengah dan Kaukasus sebagaimana mereka mencela muslim di negara mereka, namun media Barat menggunakan istilah yang samar dan bersifat menghina, yaitu ‘Islam Fundamental’.”

Akan Tetapi, amat disayangkan, Hardy terjatuh pada kesalahan yang sama dalam menggunakan istilah ini ketika ia menyatakan bahwa Osama bin Laden adalah seorang “Wahhabi.” Baca entri selengkapnya »

[Download Audio] Wahhabi Dalam Sorotan & Meraih Keutamaan Kesempurnaan Tauhid [Bagus!!!]

Posted on Updated on

Kajian bersama Al-Ustadz Abu Qotadah selama 15 s.d 16 Mei di Yogyakarta.

Alhamdulillah, silakan download rekaman kajian umum bersama al Ustadz Abu Qotadah dengan tema WAHABI DALAM SOROTAN. kajian ini diselenggarakan di Masjid Pogung Raya, Yogyakarta (15 Mei 2010). Semoga bermanfaat.

WAHABI DALAM SOROTAN

Download pula kajian berikut: Baca entri selengkapnya »

Kisah Taubat Seorang yang Menuduh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Sesat

Posted on Updated on

Kisah Taubat Seorang yang Menuduh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Sesat
Abu Ashim Muhtar Arifin

Kitab At-Tauhid

Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alu Syaikh (wafat 1389 H) rahimahullah mengatakan:

“Aku sekarang akan menyebutkan sebuah kisah tentang Abdurrahman al-Bakri, salah seorang penduduk kota Najd.

Pada mulanya ia adalah salah seorang thalibul ‘ilmi (penuntut ilmu) yang belajar kepada pamannya, yaitu Syaikh Abdullah bin Abdullathif Alu Syaikh dan para syaikh yang lain. Kemudian beliau ingin membuka sebuah madrasah di Aman.

Di sana beliau mengajarkan tauhid dari biaya sendiri. Apabila harta yang dimilikinya telah habis, maka beliau mengambil barang dagangan dari seseorang dan pergi ke India. Terkadang beliau menghabiskan waktu selama setengah tahun di India.

Syaikh al-Bakri mengatakan:

“Aku pernah berada di sisi sebuah masjid di India. Di sana terdapat seorang guru, yang mana apabila seusai mengajar mereka melaknat Ibnu Abdul Wahhab, yakni Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab. Baca entri selengkapnya »

Download Ceramah : Meluruskan Sejarah Wahhabi

Posted on Updated on

Kajian.Net
Kajian.Net

Kata “wahhabi” sudah tidak terasa asing ditelinga kita, ketika orang yang awam mendengar kata ini dan ketika membayangkan kelompok yang disebut dengan sebutan ini maka yang terbetik di mereka adalah aliran Islam yang sesat yang suka mengkafirkan atau menyesatkan kaum muslimin lainnya dan segudang celaan-celaan lain. Semuanya disebabkan oleh adanya sumber-sumber atau rujukan yang tidak jelas kebenarannya dan hanya kedustaan belaka yang tersebar dikalangan orang awam mengenai “Wahhabi”, atau juga karena ketaqlidan (hanya ikut-ikutan) sebagian orang awam terhadap tulisan-tulisan tersebut. Oleh karena itu dalam pembahasan ceramah bedah buku ini akan meluruskan dan membantah beberapa tuduhan yang dilontarkan kepada dakwah yang dibawa oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab ini yang disampaikan langsung oleh penulis, Ustadz Abu Ubaidah Yusuf As-Sidawy. Bagi yang ingin mendapatkan penjelasan detail silahkan merujuk langsung ke buku langsung.

Faidah-faidah yang dapat dipetik dari pembahasan,
Baca entri selengkapnya »

Muhammad bin Abdul Wahhab: Fitnah Nejed?

Posted on Updated on

(Kritikan Ilmiah untuk Penentang Dakwah Tauhid Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab)

disusun oleh:
Abu Ubaidah Yusuf As-Sidawi

Sesungguhnya Alloh telah berjanji menjaga kemurnian agama-Nya, dengan membangkitkan sebagian hamba-Nya untuk berjuang membela agama dan membantah ahli bid’ah, para pengekor hawa nafsu, yang seringkali menyemarakkan agama dengan kebid’ahan dan mempermainkan dalil al-Qur’an dan as-Sunnah seperti anak kecil mempermainkan tali mainannya. Mereka memahami nash-nash dengan pemahaman yang keliru dan lucu. Hal itu karena mereka memaksakan dalil agar sesuai dengan selera hawa nafsu.

Bila anda ingin bukti, terlalu banyak, tetapi contoh berikut ini mungkin dapat mewakili.

Dalam sebuah majalah bulanan yang terbit di salah satu kota Jawa timur, seorang yang menamakan dirinya ”Masun Said Alwy” menulis sebuah artikel sekitar sepuluh halaman berjudul ”Membongkar Kedok Wahabi, Satu Dari Dua Tanduk Setan”.

Setelah penulis mencoba membaca tulisan tersebut, ternyata hanya keheranan yang saya dapati. Bagaimana tidak? Tulisan tersebut tiada berisi melainkan kebohongan dan kedustaan, sampai-sampai betapa hati ini ingin sekali berkata kepada penulis makalah tersebut, ”Alangkah beraninya anda berdusta! Tidakkah anda takut siksa?!”

Baca entri selengkapnya »

[Download MP3] Ada Apa Dengan Salafy?

Posted on Updated on

Dauroh
Dauroh

Alhamdulillah, kepada ikhwah sekalian, silakan download rekaman kajian dengan judul ADA APA DENGAN SALAFY? (Menyoal Antara Wahhabiyah dengan Terorisme) yang disampaikan oleh Al Ustadz Dzulqornain pada hari Sabtu, 10 Oktober 2009 di Kota Makassar.

Baca entri selengkapnya »

[Download Audio] Terorisme dalam Timbangan Syariat Islam [PENTING!!!]

Posted on Updated on

Materi : Terorisme dalam Timbangan Syariat Islam

Penyaji : Syaikh Prof.DR.Abdur Rozzaq bin Abdul Muhsin Al Badr hafidzohumallah

Penterjemah : Ustadz Firanda

Waktu : Ahad,4 oktober 2009

Dalam kajian ini Syaikh menjelaskan tentang sifat Dinul Islam sebagai Dinur rahmah yang tidak memperkenankan kedzoliman dan kerusakan.simaklah dalil-dalil yang beliau sampaikan. Baca entri selengkapnya »

Menyikapi Cap Teroris Atas Salafy – Simak Index Artikel berikut

Posted on Updated on

Bismillah…
Para pembaca sekalian, rahimahumullah…

M.A.T
M.A.T

Kejadian-kejadian aksi terorisme di negeri ini dalam beberapa waktu terakhir terus meningkat. Di sisi lain upaya aparat untuk memburu para teroris pelaku pengeboman tak berperikemanusiaan itu terus gencar.

Beberapa pelaku teror berhasil ditangkap. Sangat disayangkan, ternyata di antara mereka yang tertangkap sebelumnya adalah para pemuda muslimin yang dikenal baik di lingkungannya, memiliki semangat beragama yang tinggi, dan pembelaan terhadap Islam. Para orang tua yang mendengar anaknya tewas dalam aksi terorisme atau terciduk oleh aparat, kaget dan terpukul. Tentunya kita heran,
bagaimana paham terorisme bisa masuk menyusup ke generasi muda muslim? Apa benar terorisme merupakan bagian dari ajaran agama?

Lebih rumit lagi, ternyata pada sebagian teroris yang tertangkap atau masih buron, pada mereka ada penampilan syiar agama Islam, misalnya berjenggot, celana di atas mata kaki, baju gamis, istri bercadar, dan syiar ketaatan beragama lainnya.

Tak ayal lagi, sebagian orang menganggap bahwa itu adalah ciri-ciri teroris.
Parah lagi, mereka menganggap setiap orang yang berpenampilan dengan penampilan di atas, maka berarti identik dengan teroris atau orang yang sekelompok/segolongan dengan para teroris! Kondisi ini diperkeruh dengan komentar-komentar para tokoh tidak bertanggung jawab dan asal bicara, yang dilansir oleh media.

Baca entri selengkapnya »