wanita dalam islam

Saudariku, Maukah Engkau Menjadi Seorang Ratu?

Posted on

ratu

Seseorang bertanya :Kenapa Islam menganggap wanita seperti narapidana (tidak bebas keluar),harus ditutup tubuh dan kepalanya (padahal panas), juga tidak boleh laki-laki menyentuhnya, bukankah itu seperti zaman jahiliyah?

Dijawab : Karena Islam menganggap wanita ibarat Ratu. Tidak sembarang orang bisa bertemu, melihat dan menyentuh seorang Ratu. Seorang Ratu juga tidak seperti kuli yang harus kerja berat, tidak seperti artis atau wanita malam yang mengobral kecantikan dan tubuhnya. Seorang Ratu cukup diam dalam singgasana kerajaannya, melayani dan mendampingi Rajanya

Orang-orang kafir hanya menghormati wanita jika wanita tersebut adalah seorang Ratu Bangsawan yang terhormat. Bagi yang pernah melihat film-film kerajaan pasti tahu bagaimana rakyat menghormati ratunya. Jika seorang ratu keluar dari kerajaannya, maka dia ditutupi oleh hijab/tabir, baik tatkala berjalan maupun naik kendaraan, dan rakyatnya malu dan takut untuk menatap wajah ratunya. Jika menatap saja tidak diperbolehkan oleh undang-undang kerajaan, apalagi menyentuhnya? Dengan begitu, ratu tersebut menjadi sangat terhormat di mata rakyatnya. Dan islam telah menjadikan wanita-wanita muslimah semuanya ibarat seorang ratu yang sangat dihargai dan dihormati. Maka islam mengatur tentang muamalah para wanita. Baca entri selengkapnya »

Iklan

[Download E-Book] Hak-Hak Wanita, Sebuah Tinjauan Sejarah |

Posted on Updated on

Judul Asli: Women’s Rights, A Historical Perspective
Penulis: Dr. Abdullah H. Al-Kahtany

Berbagai kalangan masyarakat yang berbeda saat ini dipaksa untuk mengambil posisi mengenai status kaum wanita mereka. Hal ini hampir tidak pernah disebutkan dalam literatur bahwa Islam telah membahas topik mengenai hak-hak wanita lebih dari 1400 tahun yang lalu, jauh sebelum hal itu menjadi sesautu yang diperbincangan dengan sangat serius di beberapa budaya, khususnya di Barat.

Isu mengenai hak-hak wanita memperoleh perhatian yang sangat besar di Barat dan marsyarakat yang kebarat-baratan selama beberapa dekade terakhir. Hanya Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam melalui wahyu Ilahi, mampu mengembalikan martabat dan hak-hak wanita yang hidup dalam keadaan yang sangat menhinakan selama berabad-abad sebelum mereka, di bangsa lain, diberikan sebagian dari hak-haknya. Baca entri selengkapnya »