[Peringatan untuk Kaum LGBT] Kisah Nabiyullaah Luuth ‘alaihissalam dan Kaum yang Melampaui Batas

Nama dan nasab beliau adalah Luuth bin Haaraan bin Taarikh (yaitu Aazar sebagaimana telah disebutkan pada kisah Ibraahiim ‘Alaihissalaam). Dengan begitu, Nabi Luuth adalah putra saudara Nabi Ibraahiim dan keponakannya, karena Ibraahiim, Haaraan dan Naahuur adalah saudara kandung. Nabi Luuth diutus menjadi seorang Nabi pada masa hidup Nabi Ibraahiim, beliau berhijrah dari daerahnya bersama pamannya, Al-Khaliil Ibraahiim untuk kemudian berpisah dengannya menuju ke daerah yang Allah Ta’ala telah perintahkan beliau untuk berdakwah.

Nabi Luuth menetap di daerah yang bernama Saduum (Sodom), sebuah daerah yang menjadi bagian negeri Ghaurzughar. Saduum adalah ibukota negeri tersebut, memiliki tanah yang subur, perdagangan yang banyak dengan beberapa daerah yang masih masuk ke dalam wilayahnya. Namun daerah tersebut memiliki penduduk yang amat fajir, amat kufur dan seburuk-buruknya sifat yang dimiliki oleh manusia pada zamannya, mereka merampok di tengah jalan, mereka mendatangi penyeru kemungkaran dan mereka tidak melarang orang dari kemungkaran yang mereka perbuat, sungguhlah amat buruk perbuatan-perbuatan mereka. Baca lebih lanjut

Iklan

Donor Sperma Karena Terpaksa, Bagaimana Hukumnya?

Pertanyaan: Apa hukum donor sperma, krn terpaksa, seperti mengobati kanker serviks atau krn suami mandul.? Trim’s

Jawab: Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du, Kehadiran anak dalam naungan pernikahan yang sah, termasuk karunia yang Allah berikan kepada manusia.

لِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ يَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ إِنَاثًا وَيَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ الذُّكُورَ. أَوْ يُزَوِّجُهُمْ ذُكْرَانًا وَإِنَاثًا وَيَجْعَلُ مَنْ يَشَاءُ عَقِيمًا إِنَّهُ عَلِيمٌ قَدِيرٌ

Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki, atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa) yang dikehendaki-Nya, dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha mengetahui lagi Maha Kuasa. (QS. as-Syura: 49 – 50)

Dalam dua ayat di atas, Allah menyebutkan 4 jenis manusia terkait karunia anak, Baca lebih lanjut

Al-Mahruumuun, Orang-Orang yang Tidak Akan Dilihat oleh Allah Pada Hari Kiamat

Segala puji bagi Allah subhaanahu wata’ala semata. Shalawat dan salam kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang tidak ada nabi setelah beliau. Amma ba’du:

Tidak ada satu kebaikan pun kecuali Islam telah menunjukkannya dan mendorong kita untuk melakukannya. Dan tidak ada sebuah kejelekan pun kecuali Islam telah memperingatkan kita dan melarang kita darinya, menjelaskan kepada kita hukuman dan akibatnya bagi pelakunya. Maka wajib bagi seorang hamba yang khawatir atas dirinya akan mendapatkan akibat yang buruk, untuk mengetahui sesuatu yang akibatnya adalah kebinasaan. Dengan demikian dia bisa meninggalkannya dan menjauhkan diri darinya, serta mengingatkan keluarga dan saudara-saudaranya agar tidak terjerumus ke dalamnya.

Nash-nash (dalil-dalil agama) telah banyak menyebutkan tentang segolongan kaum muslimin yang diancam oleh Allah subhaanahu wata’ala dengan berbagai jenis hukuman kepadanya karena melakukan sebagian maksiat. Hal itu menunjukkan kemarahan Allah subhaanahu wata’ala kepadanya, kebencian Allah subhaanahu wata’ala atas perbuatannya dan jeleknya kemaksiatan yang dia lakukan. Di antara hukuman tersebut adalah apa yang disebutkan oleh sejumlah dalil tentang segolongan orang yang tidak akan dilihat oleh Allah subhaanahu wata’ala pada hari Kiamat, dan terkadang Allah subhaanahu wata’ala menggabungkannya dengan tidak akan berbicara kepada mereka, tidak mensucikan mereka dan bagi mereka siksa yang amat pedih.

Oleh karena itu wahai orang-orang berakal yang mendapatkan taufiq! Telah datang kepada kalian peringatan, maka wajib bagi kalian untuk mendengar dan mempelajarinya. Kemudian berhati-hatilah supaya tidak terjerumus ke dalamnya, agar tidak mendapatkan hukuman seperti tersebut di atas. Semua perbuatan itu termasuk dosa besar yang wajib bertaubat darinya. Selanjutnya berusaha dengan sekuat tenaga untuk melindungi keluarga dan saudara kalian darinya, sebagaimana firman Allah subhaanahu wata’ala,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkanNya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (At-Tahrim: 6) Baca lebih lanjut

Kisah Malaikat Yang Mabuk, Berzina dan Membunuh (Kisah Harut dan Marut)

Kisah Harut dan Marut
Kisah Harut dan Marut

Banyak tersebar di tengah masyarakat tentang kisah Malaikat yang diturunkan ke bumi namun akhirnya mereka tergoda untuk mabuk, lalu berzina dan membunuh. Ini adalah kisah yang dhaif dan batil. Simak penjelasan berikut:

Ibnu Hibban rahimahullah berkata: telah menceritakan kepada kami Al-Hasan bin Sufyan, ia berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Yahya bin Abi Bukair, dari Zuhair bin Muhammad, dari Musa bin Jubair, dari Nafi’, dari Ibnu Umar radhiyallahu’anhu, bahwa ia pernah mendengar Rasulullah Shallallahu‘alaihi wa Sallam bersabda: Baca lebih lanjut

Apakah Dosa Zina bisa Terhapus dengan Menikah?

Pertanyaan: Saya ingin bertanya suami dan istri telah sah menjadi pasangan melalui nikah, tetapi seblum mereka menikah mereka melakukan hubungan khusus pacaran atau bahkan berzina selama beberapa tahun. Apakah mereka tetap mendapatkan dosa mereka waktu sebelum menikah atau dosa mereka terhapus dengan mereka melakukan pernikahan? Syukron.

Jawaban : Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Zina termasuk salah dosa besar dalam islam. Karena itu, dosa zina mendapatkan hukuman khusus di dunia. Cambuk 100 kali bagi pezina yang belum menikah (ghairu Muhshon), dan rajam bagi pezina Muhshon (yang sudah menikah).

Lebih dari itu, setiap orang yang melakukan perbuatan dosa, dia diwajibkan untuk bertaubat. Dan cara yang diajarkan oleh islam untuk menghapus dosa besar adalah dengan bertaubat. Allah berfirman,

إِنْ تَجْتَنِبُوا كَبَائِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَنُدْخِلْكُمْ مُدْخَلًا كَرِيمًا

Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga). (QS. An-Nisa: 31). Baca lebih lanjut

Hadiah Coklat di Hari Valentine (Maksud Jahat Dibalik Sepotong Coklat)

Kenapa yang dihadiahi biasanya adalah coklat di hari valentine? Bolehkah memberi hadiah tersebut pada rekan, teman atau kekasih di hari tersebut? Bagaimana jika kita diberi coklat, apakah boleh kita terima?

Ini Alasannya Kenapa Perayaan Valentine Identik dengan Coklat

Ternyata, coklat mengandung phenylethylamine yang berfungsi membantu penyerapan dalam otak dan menghasilkan dopamine yang akan menyebabkan perasaan gembira, meningkatkan rasa tertarik dan dapat menimbulkan perasaan jatuh cinta. Tidak heranlah coklat menjadi pilihan hadiah tanda cinta. Disebabkan oleh teksturnya yang lembut dan mudah larut secara perlahan memberikan kesan sensual bagi orang yang menikmatinya. Selain itu,coklat dapat memberikan kesan nyaman, rileks dan dapat meningkatkan gairah seksual.

Berarti ada tujuan tidak baik di balik coklat, apalagi jika dilihat pasangan yang diberi masih belum halal karena belum ada akad nikah? Lihat saja, meningkatkan gairah seksual. Apa maksudnya? Apa ingin menghalalkan zina dengan hadiah coklat tersebut? Wallahul musta’an. Baca lebih lanjut

Pembuktian Cinta Sejati Dengan Menikah, Bukan Dengan Coklat

Hari yang ditunggu oleh sepasang muda-mudi yang terperdaya yaitu hari valentine yang diklaim sebagai hari cinta dan kasih. Padahal sudah banyak tersebar mengenai kisah yang sebenarnya mengenai asal usul hari Valentine. Tentu saja hukum merayakannya sudah jelas yaitu HARAM.

Adalah tepatnya sang pemudi yang lebih banyak tertipu daya, sang pemuda membuktikan cinta dengan sekedar surprise ungkapan romantis manis berbalut kata puitis, kemudian buah tangan yang terbingkis berisi coklat dan sepenggal kalimat yang membuat pemudi melayang ke langit impian. Sedangkan sang pemudi terperdaya dengan membuktikan cinta dengan keperawanan atau apalah, yang seharusnya itu dipersembahkan untuk suami halalnya kelak. Baca lebih lanjut

Pernikahan Pada Masa Jahiliyah, Nikah Zina Mut’ah, Nikah Dengan Niat Talak (Nikah Misyar)

Macam-macam Pernikahan pada Masa Jahiliyah

Imam Bukhari dan lainnya meriwayatkan dari ‘Aisyah radhiallâhu ‘anha bahwa pernikahan pada masa Jahiliyah terdiri dari empat macam:

Pertama , Pernikahan seperti pernikahan orang sekarang; yaitu seorang laki-laki mendatangi laki-laki yang lain dan melamar wanita yang dibawah perwaliannya atau anak perempuannya, kemudian dia menentukan maharnya dan menikahkannya.

Kedua, seorang laki-laki berkata kepada isterinya manakala ia sudah suci dari haidnya, “pergilah kepada si fulan dan bersenggamalah dengannya”, kemudian setelah itu, isterinya ini ia tinggalkan dan tidak ia sentuh selamanya hingga tampak tanda kehamilannya dari laki-laki tersebut. Dan bila tampak tanda kehamilannya, bila si suaminya masih berselera kepadanya maka dia akan menggaulinya. Hal tersebut dilakukan hanyalah lantaran ingin mendapatkan anak yang pintar. Pernikahan semacam ini dinamakan dengan nikah al-Istibdha’. Baca lebih lanjut

MLM Perzinahan

no-zina
jangan dekati zina

Selama ini kita menengenal MLM bisnis, atau MLM Pahala dan yang lainnya. Ternyata MLM bisa juga terjadi pada perzinahan, akibat perzinahan yang dilakukan oleh dua sejoli yang tidak sah, maka perzinahan bisa merambat sampai anak cucu dan seterusnya jika tidak memperhatikan kaidah agama.

Kasusnya seperti ini:

Ketika kedua pasangan berzina kemudian menghasilkan anak wanita hasil zina, maka anak wanita tersebut bukanlah anak dari bapak biologisnya (bapak yang berzina). Walaupun kedua pasangan yang berzina tersebut akhirnya menikah.Seringnya  kedua pasangan zina terpaksa menikah atau dipaksa jika mereka tidak berniat menggugurkan kandungannya agar tidak menanggung malu. Baca lebih lanjut

Balasan Sesuai Amal Perbuatan

Balasan Sesuai Amal Perbuatan
Biarkan Syi’ah Menerima Balasan Atas Kekejian Mereka

Diantara bentuk hikmah dan keadilan Allah subhanahu wa ta’ala adalah Dia menjadikan balasan atas setiap amalan itu sesuai dengan amal perbuatan tersebut sehingga seorang yang berbuat baik akan merasa puas dengan balasan kebaikan yang diterimanya dan seorang yang fajir tidak akan pernah terzhalimi karena kefajirannya. Begitu banyak dalil-dalil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah yang membuktikan akan hal ini. Allah berfirman :

وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَىٰ # قَالَ رَبِّ لِمَ حَشَرْتَنِي أَعْمَىٰ وَقَدْ كُنتُ بَصِيرًا # قَالَ كَذَٰلِكَ أَتَتْكَ آيَاتُنَا فَنَسِيتَهَا ۖ وَكَذَٰلِكَ الْيَوْمَ تُنسَىٰ

Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta”. Berkatalah ia: “Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?” Allah berfirman: “Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamupun dilupakan”. (Thaahaa : 124-126) Baca lebih lanjut

Rahib Syi’ah : Faathimah Itu ISTRI Allah! [#Edisi Syi’ah Kufur]

Pendeta Syiah ini, Ridwan darwish, ditanya kenapa Allah menyebutkan nama Maryam dalam Al-Qur’an terang-terangan sedangkan fatimah Az-Zahrah tidak ada satupun disebutkan secara terang-terangan?

Pertama Pendeta Syiah ini mengartikan nama maryam dengan KHADIMAH/PEMBANTU menganalogikan dengan seorang raja yang memliki istri dan pembantu. Jika istri raja disebutkan di depan khalayak maka sang raja akan marah. tapi kalau pembantu disebutkan di depan umum kalau dia melakukan ini dan itu, maka raja tidak akan marah.

Kemudian Rabi Syiah itu memperjelas, oleh karena itu karena Maryam adalah pembantu Allah maka Allah menyebutkan namanya 20 kali dalam Al-Qur’an, sedangkan Ftimah adalah ISTRI ALLAAAAH, maka Allah sembunyikan namanya dan tidak menyebutkan di dalam Al-Qur’an.

Yang bisa bahasa arab simak baik-baik video ini,

Baca lebih lanjut

Keutamaan (DUSTA) Nikah Mut’ah [Koplak 100%]

Pertama-tama ulama syiah ini semangat memaparkan tentang keutamaan MUT’AH (secara DUSTA), kemudian setelahnya ada seorang jamaah yang bertanya “kalau memang MUT’AH itu besar pahalanya, kenapa ulama-ulama syiah enggan Mut’ahkan anaknya kepada orang lain?” dan lihatlah jawaban sang ulama syiah ini dalam video berikut :

Baca lebih lanjut

“Jihad Sex” di Suriah ???

Belum lama ini, marak diberitakan di media-media massa nasional tentang adanya “Jihad Sex” di Suriah, yang dilakukan wanitia Tunisia kepada para pemuda pejuang Suriah yang melawan Bashar Al-Assad.

Kemudian, disebarkan pula bahwa jihad sex tersebut muncul setelah ada fatwa dari Dr. Muhammad Al-Arifi, dari Saudi Arabia.

Perlu pembaca ketahui bahwa adanya fatwa ini kenyataannya hanyalah kebohongan semata. Dr. Al Arifi sendiri membantah keras adanya fatwa ini. Bahkan, setiap muslim yang awam pun tentu akan mengingkari adanya “Jihad Sex” seperti ini. Baca lebih lanjut