Zuhud

Nasihat Jibril Untuk Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam

Gambar Posted on

Jibril datang kepada Nabi kita Muhammad shallallohu ‘alaihi wasallam lalu berbicara kepada beliau dalam konteks beliau sebagai salah seorang hamba dari hamba-hamba Allah, dia tidak berbicara kepada beliau dalam konteks sebagai Nabi ataupun Rasul, sehingga perkataan Jibril dalam hadits ini adalah sebuah perkataan yang cocok dan baik untuk semua hamba Allah.

Dari Sahl bin Sa’d berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

أَتَانِي جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَامُ، فَقَالَ: يَا مُحَمَّدُ عِشْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَيِّتٌ، وَأَحْبِبْ مَنْ شِئْتَ فَإِنَّكَ مَفَارِقُهُ، وَاعْمَلْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَجْزِيٌّ بِهِ، ثُمَّ قَالَ: يَا مُحَمَّدُ شَرَفُ الْمُؤْمِنِ قِيَامُهُ بِاللَّيْلِ، وَعِزُّهُ اسْتِغْنَاؤُهُ عَنِ النَّاسِ

“Jibril mendatangiku lalu berkata: “Wahai Muhammad! Hiduplah sesukamu, karena sesungguhnya kamu akan mati, cintailah siapa yang kamu suka, karena sesungguhnya engkau akan berpisah dengannya dan berbuatlah sesukamu, karena sesungguhnya engkau akan diberi balasan karenanya.” Kemudian dia berkata:” Wahai Muhammad! Kemulian seorang mukmin adalah berdirinya dia pada malam hari (untuk shalat malam), dan keperkasaannya adalah ketidakbutuhannya terhadap manusia.” (HR. ath-Thabarani dalam al-Mu’jam al-Ausath no 4278, Abu Nu’aim dalam Hilyatul Auliyaa, al-Hakim dalam al-Mustadrak 7921 Hadits ini dinyatakan hasan oleh Syaikh al-Albani dalam Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah 2/483) Baca entri selengkapnya »

Iklan

Download Audio : Meniti Zuhud Islami, Menapaki Kelembutan Hati [Ust. Abdulhakim Abdat]

Posted on

Meniti Zuhud Islami, Menapaki Kelembutan Hati
Meniti Zuhud Islami, Menapaki Kelembutan Hati

Alhamdulillah, dapat kami hadirkan kepada kaum muslimin, rekaman MP3 ceramah agama Islam dengan tema  MENITI ZUHUD ISLAMI, MENAPAKI KELEMBUTAN HATI. Pengajian umum ini disampaikan oleh Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat di Pesantren Annajiyah Bandung pada Ahad 4 November 2012. Semoga nasihat-nasihat berharga yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Hakim bermanfaat bagi seluruh kaum muslimin, silakan download pada link berikut: Baca entri selengkapnya »

Perjalanan Menuju Kampung Akhirat [Bonus Download Ceramah]

Posted on Updated on

بسم الله الرحمن الرحيم

Hari akhirat, hari setelah kematian yang wajib diyakini kebenarannya oleh setiap orang yang beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kebenaran agama-Nya. Hari itulah hari pembalasan semua amal perbuatan manusia, hari perhitungan yang sempurna, hari ditampakkannya semua perbuatan yang tersembunyi sewaktu di dunia, hari yang  pada waktu itu orang-orang yang melampaui batas akan berkata dengan penuh penyesalan,

يَا لَيْتَنِي قَدَّمْتُ لِحَيَاتِي

Duhai, alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal shalih) untuk hidupku ini.” (QS. al-Fajr: 24).

Maka, seharusnya setiap muslim yang mementingkan keselamatan dirinya benar-benar memberikan perhatian besar dalam mempersiapkan diri dan mengumpulkan bekal untuk menghadapi hari yang kekal abadi ini. Karena pada hakikatnya, hari inilah masa depan dan hari esok manusia yang sesungguhnya, yang kedatangan hari tersebut sangat cepat seiring dengan cepat berlalunya usia manusia. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. al-Hasyr: 18). Baca entri selengkapnya »

Life Is A Style?

Posted on Updated on

Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan shahabatnya. Amiin

Saudaraku, anda pernah mendengar motto : Life is a style? Atau mungkin anda termasuk yang terinspirasi oleh motto ini?

Kalau anda adalah orang jawa, saya yakin anda diajari motto: “ajining rogo soko busono” (harga diri tercermin dari pakaian)”.

Saudaraku! Coba anda bayangkan, apa perasaan anda ketika sedang berpenampilan perlente, semerbak wangi, pakaian,  sepatu,  jam tangan, tas dan lain sebagainya serba bermerek, dengan harga seabrek.

Bahkan tidak jarang dari saudara kita yang beranggapan bahwa agar penampilannya lebih sempurna, ia masih perlu untuk menyisipkan sebatang rokok putih di bibirnya.

Kereen, waah, dan penuh percaya diri. Kira-kira begitulah perasaan yang bergemuruh dalam jiwa anda kala itu. Bukankan demikian saudaraku?

Sebaliknya: Bayangkan anda sedang berpenampilan gembel, baju compang camping, sendal jepit, berjalan di salah satu pusat belanja tersohor di kota anda. Bagaimana perasaan anda saat itu? Mungkinkah saat itu anda bisa tampil dengan percaya diri dan tetap menegakkan kepala, apalagi membusungkan dada? Baca entri selengkapnya »

Ketahuilah Dunia Itu Terlaknat

Posted on Updated on

Dunia
Dunia

Dunia pada dasarnya bukanlah sesuatu yang harus dijauhi. Namun dunia bisa menjadi penghalang untuk bisa sampai kepada Allah. Harta pada dasarnya bukanlah sesuatu yang di benci. Namun, harta itu tercela jika dia melalaikan dari mengingat Allah. Betapa banyak kaum muslimin yang tertipu dengan gemerlap dunia sehingga lupa akan tujuan penciptaannya. Ironisnya mereka tidak menyadari hal tersebut dan ketika dirinya ditanya, “Apakah yang engkau inginkan, dunia ataukah akhirat?” Serentak dirinya menjawab, “Saya menginginkan akhirat!” Padahal keadaan dirinya menjadi saksi atas kedustaan ucapannya tersebut.

Kesenangan Dunia, Fitnah Bagi Umat Ini

Cinta terhadap keindahan dan kenikmatan dunia adalah sesuatu yang menjadi ciri khas makhluk Allah yang bernama manusia. Allah berfirman:

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالأنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali Imran: 14)

Baca entri selengkapnya »