Lanjut ke konten

[INFO] Nyantrend Weekdays (-sekarang-) Di Pasar Minggu, Jak-Sel

[INFO BARU: KAJIAN RAWABAMBU, PASAR MINGGU]

Segera daftar sebelum 19 April 2014!

Mulai belajar: 14 & 15 April 2014
Lokasi: Masjid Nurul Islam, Komplek Rawabambu 1 (PASAR MINGGU), DKI Jakarta Selatan, 12520.

===========================
Pilihan Kajian (ADA PERUBAHAN):

Senin & Rabu Sore (Kode: SRS) : MUSTHALAH HADITS (17.00 – Maghrib)
Senin & Rabu Malam (Kode: SRM) : FIQH SYAFI’I (Ba’da Maghrib – 20.15)

Selasa & Kamis Sore (Kode: SKS) : RIYADH ASH-SHALIHIN (17.00 – Maghrib)
Selasa & Kamis Malam (Kode: SKM) : SHAHIH AL-BUKHARY (Ba’da Maghrib – 20.15)

Infaq Wajib: Alhamdulillah, cuma Rp. 50.000 (per kajian, per bulan), belum termasuk infaq modul kajian. Read more…

Pesawat Malaysia MH370 Disembunyikan Jin ???

Pertanyaan : Apakah jin bisa menyembunyikan pesawat? Karena ada yg pernah bilang, pesawat Malaysia mh370 disembunyikan jin. Terlepas dari benar dan tidaknya info ini. Terima kasih.

Jawaban: Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Pertama, jin memiliki kemampuan memindahkan benda dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Dalam kisah Nabi Sulaiman ’alaihis salam, beliau pernah menawarkan kepada rakyatnya, siapa diantara mereka yang mampu memindahkan istana Bilqis. Dan makhluk yang pertama kali angkat tangan adalah Jin Ifrit. Allah kisahkan:

قَالَ عِفْرِيتٌ مِنَ الْجِنِّ أَنَا آتِيكَ بِهِ قَبْلَ أَنْ تَقُومَ مِنْ مَقَامِكَ

“Ifrit, dari golongan jin, berkata: Aku sanggup membawa istana itu kepada Anda (Sulaiman) sebelum Anda berdiri dari tempat Anda…” (QS. An-Naml: 39)

Nabi Sulaiman tidak mengingkari kemampuan si Jin itu. Hanya saja beliau ingin proses pemindahan itu dilakukan lebih cepat. Dan manusia soleh yang bisa melakukannya, dengan bantuan Malaikat.

Ini menunjukkan bahwa jin memiliki kemampuan memindahkan benda. Jangankan satu pesawat, istana kerajaan yang jauh lebih besar, bisa dipindahkan oleh jin. Read more…

Untaian Nasihat Menjelang Pemilu 2014

Berikut ini beberapa untaian kata nasehat untuk kaum muslimin di Indonesia tentang bagaimana sebaiknya kaum muslimin Indonesia menyikapi Pemilu sesuai dengan kaidah Islam yang sudah dituntun oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Semoga nasehat ini menjadi nasehat yang Indah dan memberikan manfa’at untuk kita semua.

Nasehat Pemilu 2014

Mengingat hari Rabu tanggal 9 April nanti, negara Indonesia akan mengadakan hajatan besar yaitu Pemilu untuk memilih anggota dewan legislatif, yang akan disusul kemudian pemilu pada 9 Juli 2014 untuk memilih capres dan cawapres. Maka dengan bertawakkal kepada Allah, kami ingin menyampaikan beberapa point penting, yang  kita berdoa kepada Allah agar menjadikan untaian kata nasehat ini ikhlas mengharapkan pahala Allah dan menginginkan kemaslahatan bagi para hamba: Read more…

Fatwa Para Ulama Rabbani Zaman Ini Tentang Memberikan Suara Dalam Pemilu

Bismillah, walhamdulillah, was sholatu was salamu ala rosulillah, wa ala alihi wa shohbihi wa man waalaah.

Pemilu merupakan masalah besar yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat umum, masalah ini juga bisa dikategorikan dalam masalah “ma ta’ummu bihil balwa” atau perkara yang menimpa masyarakat luas, bahkan di beberapa negara yang dulunya tidak ada pemilihan umum pun, sekarang mulai memberlakukan aturan itu, walaupun hanya di beberapa lini pemerintahannya.

Kenyataan ini menunjukkan bahwa masalah pemilu merupakan masalah penting, dan jawabannya sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas. Dan Alhamdulillah, masalah ini sudah dibahas oleh banyak ulama ahlussunnah, maka hendaklah kita merujuk kepada fatwa mereka, sebagai pengamalan kita terhadap firman Allah ta’ala:

فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

Bertanyalah kepada ahli ilmu bila kalian tidak mengetahui! (Annahl: 43)

وَلَوْ رَدُّوهُ إِلَى الرَّسُولِ وَإِلَى أُولِي الْأَمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ الَّذِينَ يَسْتَنْبِطُونَهُ مِنْهُمْ

“Seandainya mereka mengembalikan perkara itu kepada Rosul dan ulama mereka, tentulah orang yang beristimbat dari mereka tahu hakekat maknanya”.  (Annisa: 83)

Tujuan tulisan ini adalah untuk membuka atau memperluas wawasan dalam masalah ini. Walaupun ada perbedaan pendapat dalam masalah ini, namun pendapat yang penulis cantumkan dalam tulisan ini merupakan pendapat yang lebih pantas untuk kita ikuti, karena itu merupakan fatwa dari ulama-ulama besar ahlussunnah yang sudah masyhur dalam ilmu dan takwanya, dan juga banyak dijadikan rujukan dalam berfatwa. Read more…

Fatwa Syaikh Ibrahim Ar Ruhailiy Terkait Pemilu 2014 di Indonesia

Fatwa Syaikh Prof. Dr. Ibrahim bin Amir ar Ruhailiy -Hafizhohullah- (guru besar fak. Dakwah wa Ushuluddin Ismic University of Madinah, salah seorang ulama yang mengajar di masjid Nabawi) mengenai PEMILU di Indonesia.

Kemarin kita sudah mendengar seksama fatwa Syaikh Abdulmuhsin al Abbbad Hafizhohullah mengenai PEMILU di Indonesia. Mungkin diantara saudara sekalian masih ada yang belum merasa mantap; antara memberikan hak suara atau golput…? Baiklah, semoga fatwa Syaikh Ibrahim ar Ruhailiy kali ini membantu Anda untuk menentukan langkah yang tepat.

Semalam di majelis Syaikh Ibrahim ar Ruhailiy di masjid Nabawi, ada seorang hadirin bertanya kepada beliau,

“Sebentar lagi di negeri kami akan ada PEMILU. Apa nasehat Anda dalam menyikapi PEMILU tersebut.. ?” Read more…

Fatwa Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad Terkait Pemilu 2014 di Indonesia

Sebentar lagi di negeri kita akan ada PEMILU. Bagaimana kita harus menyikapinya? apakah golput? atau ikut milih? “binguung…”

Berikut ini kami nukilkan terjemahan fatwa Syaikh Abdulmuhsin al ‘Abbad al Badr -hafizhahullah- ( Muhaddits kota Madinah ) tentang PEMILU di Indonesia. (Edisi revisi)

Alhamdulillah semalam di majelis Syarah Shahih Muslim Syaikh Abdulmuhsin al Abbad di masjid Nabawi ada seorang hadirin bertanya kepada beliau, “Wahai Syaikh.. Tak lama lagi di negeri kami akan ada PEMILU, bagaimana kita seharusnya menyikapi PEMILU tersebut ?” Read more…

Fatwa Syaikh Abdul Malik bin Ahmad Ramadhani Tentang Pemilu

Tanya (Abdullah bin Taslim): Sehubungan dengan Pemilu untuk memilih presiden yang sebentar lagi akan diadakan di Indonesia, dimana Majelis Ulama Indonesia mewajibkan masyarakat Indonesia untuk memilih dan mengharamkan golput, bagaimana sikap kaum muslimin dalam menghadapi masalah ini?

Syaikh Abdul Malik Ar Ramadhani menjawab: Segala puji bagi Allah, serta shalawat, salam dan keberkahan semoga senantiasa Allah limpahkan kepada Nabi kita, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, juga kepada keluarga dan para sahabatnya, serta orang-orang yang setia mengikuti jalannya, amma ba’du:

Saat ini mayoritas negara-negara Islam menghadapi cobaan (berat) dalam memilih pemimpin (kepala negara) mereka melalui cara pemilihan umum, yang ini merupakan (penerapan) sistem demokrasi yang sudah dikenal. Padahal terdapat perbedaan yang sangat jauh antara sistem demokrasi dan (syariat) Islam (dalam memilih pemimpin), yang ini dijelaskan oleh banyak ulama (ahlus sunnah wal jama’ah). Untuk penjelasan masalah ini, saudara-saudaraku (sesama ahlus sunnah) bisa merujuk kepada sebuah kitab ringkas yang ditulis oleh seorang ulama besar dan mulia, yaitu kitab “al-’Adlu fil Islaam wa laisa fi dimokratiyyah al maz’uumah” (Keadilan yang hakiki ada pada syariat Islam dan bukan pada sistem demokrasi yang dielu-elukan), tulisan guru kami syaikh Abdul Muhsin bin Hamd al-’Abbaad al-Badr –semoga Allah menjaga beliau dan memanjangkan umur beliau dalam ketaatan kepada-Nya –. Read more…

[TABLIGH AKBAR dan BEDAH BUKU] KIAT -KIAT ISLAM MENGATASI KEMISKINAN (JIC, 23 Maret 2014)

Islam adalah agama yang sempurna, mengatur seluruh aspek hidup dan kehidupan manusia. Islam juga memberikan solusi terhadap seluruh problematika kehidupan, baik dalam masalah ’akidah, ibadah, moral, akhlak, muamalah, rumah tangga, bertetangga, kepemimpinan, serta mengentaskan kemiskinan dan lainnya.

HADIRILAH …
TABLIGH AKBAR dan BEDAH BUKU,

Terbuka Untuk Umum … IKHWAN dan AKHWAT

KIAT -KIAT ISLAM MENGATASI KEMISKINAN

Bersama : Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas hafidzahullah

Ahad, 22 Jumadil Awwal 1435 H / 23 Maret 2014
Pukul 09:00 WIB – Dzuhur

Masjid JAKARTA ISLAMIC CENTER
Koja, JAKARTA UTARA Read more…

Kisah Malaikat Yang Mabuk, Berzina dan Membunuh (Kisah Harut dan Marut)

Kisah Harut dan Marut

Kisah Harut dan Marut

Banyak tersebar di tengah masyarakat tentang kisah Malaikat yang diturunkan ke bumi namun akhirnya mereka tergoda untuk mabuk, lalu berzina dan membunuh. Ini adalah kisah yang dhaif dan batil. Simak penjelasan berikut:

Ibnu Hibban rahimahullah berkata: telah menceritakan kepada kami Al-Hasan bin Sufyan, ia berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Yahya bin Abi Bukair, dari Zuhair bin Muhammad, dari Musa bin Jubair, dari Nafi’, dari Ibnu Umar radhiyallahu’anhu, bahwa ia pernah mendengar Rasulullah Shallallahu‘alaihi wa Sallam bersabda: Read more…

Madzhab Di Makkah dan Madinah

Pertanyaan : Assalammualaikum, Saya mendengar dari seorang ustadz bahwa jaman dahulu di masjid nabawi dan mekkah, orang yang naik haji bisa belajar banyak mahzab, tapi sekarang orang-orang luar mekah jika naek haji hanya bisa belajar satu mahzab karena menganggap satu mahzab ini adalah yang paling benar. Benarkah seperti keadaannya? Mahzab apakah yang dipakai oleh ulama di mekkah dan madina? Jazakallahu khoir

Dari sdr. Agung H.

Jawaban: Wa alaikumus salam.  Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Ada beberapa informasi yang pelu kita luruskan dari apa yang disampaikan Sang Ustadz. Ada sebagian yang tidak sesuai realita, dan ada yang bisa menimbulkan kesalah-pahaman. Read more…

[Download Audio] Penjelasan Tuntas Tiga Landasan Utama – Ust. Abdullah Shaleh Hadhrami

Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini kami hadirkan rekaman Daurah 2 Hari yang disampaikan oleh Al-Ustadz Abdullah Shaleh Hadhrami -hafizhahullah-. Daurah membahas sebuah kitab yang berjudul “Al-Ushul Ats-Tsalatsah” karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab -rahimahullah-. Kitab ini berisi penjelasan tuntas terhadap pertanyaan yang akan diajukan oleh malaikat Munkar dan Nakir kepada setiap insan di dalam kuburnya. Siapa yang dapat menjawabnya maka dia akan berada pada awal kenikmatan abadi, adapun yang tidak dapat menjawabnya maka siksa yang pedih yang akan menanti.

Download pada link-link berikut ini : Read more…

Apakah Abu Thalib Paman Nabi Mati Dalam Keadaan Kafir?

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Sebelumnya kami perlu sampaikan bahwa pembahasan tentang status islam dan tidaknya Abu Thalib, bukan dalam rangka main vonis takfir atau kapling-kapling neraka untuk orang lain. Apalagi jika dianggap membenci ahlu bait Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Jelas ini tuduhan yang sangat jauh. Kita beriman bahwa Abu Lahab mati kafir, karena Allah mencela habis di surat al-Lahab, meskipun Abu Lahab adalah paman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan jelas kita tidak boleh mengatakan, mengkafirkan Abu Lahab berarti membenci ahlul bait Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Kita membahas status kekafiran Abu Thalib, dalam rangka meluruskan pemahaman, agar sesuai dengan dalil hadis dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan bukan mengikuti klaim kelompok tertentu yang tidak bertanggung jawab. Read more…

Bagaimana Cara Masuk Islam

Pertanyaan: Jika ada muallaf yang masuk islam, apa yang harus dilakukan?

Jawaban: Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Mendapatkan petunjuk untuk masuk islam adalah nikmat besar bagi setiap hamba. Karena sejatinya, orang yang masuk islam, berarti dia kembali kepada fitrahnya. Fitrah untuk bertuhan satu, fitrah mengikuti utusan tuhan yang terakhir, dan fitrah untuk mengamalkan al-Quran sebagai kitab Tuhan. Lebih dari itu, islam merupakan satu-satunya agama yang akan menyelamatkan manusia dari hukuman neraka.

وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka tidak akan diterima (agama itu), dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (QS. Ali Imran: 85). Read more…

Apakah Dosa Zina bisa Terhapus dengan Menikah?

Pertanyaan: Saya ingin bertanya suami dan istri telah sah menjadi pasangan melalui nikah, tetapi seblum mereka menikah mereka melakukan hubungan khusus pacaran atau bahkan berzina selama beberapa tahun. Apakah mereka tetap mendapatkan dosa mereka waktu sebelum menikah atau dosa mereka terhapus dengan mereka melakukan pernikahan? Syukron.

Jawaban : Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Zina termasuk salah dosa besar dalam islam. Karena itu, dosa zina mendapatkan hukuman khusus di dunia. Cambuk 100 kali bagi pezina yang belum menikah (ghairu Muhshon), dan rajam bagi pezina Muhshon (yang sudah menikah).

Lebih dari itu, setiap orang yang melakukan perbuatan dosa, dia diwajibkan untuk bertaubat. Dan cara yang diajarkan oleh islam untuk menghapus dosa besar adalah dengan bertaubat. Allah berfirman,

إِنْ تَجْتَنِبُوا كَبَائِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَنُدْخِلْكُمْ مُدْخَلًا كَرِيمًا

Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga). (QS. An-Nisa: 31). Read more…

%d bloggers like this: