Skip to content

Kebenaran Dibalik Serangan Saudi dkk Terhadap Pemberontak Houtsi Yaman

PEGANG TEGUH KEBENARAN, BUKAN HAWA NAFSU ATAUPUN EGO HIZBIY

Pertama, Saudi dan koalisi negara-negara Teluk melakukan serangan ke Syi’ah Houtsi di Yaman yang telah memberontak, memporak-porandakan, dan menguasai Yaman. Baca di sini:

http://internasional.gemaislam.com/arab-saudi-kirim-100-je…/

Kedua, serangan ini BUKANLAH AGRESI, akan tetapi BANTUAN. Baca surat dari Presiden Yaman yang meminta tolong kepada negara-negara Arab untuk melakukan intervensi militer di sini: Baca selengkapnya…

[Download] Rekaman Tabligh Akbar Syaikh Abdurrozzaq Dengan Tema “Keesaan Allah Ta’ala”

Anda -alhamdulillah- dapat mendownload video rekaman ini dalam berbagai format file melalui link berikut ini : Download

Sumber : Channel Youtube Rodja

Tamparan Menlu Saudi Pangeran Suud bin Faishol Kepada Presiden Rusia Vladimir Putin

Ada yang menarik pada acara penutupan Konfrensi Tingkat Tinggi Liga Arab hari ini. Sebelum di tutup Ahmad bin Huly selaku wakil sekjen liga Arab membacakan surat presiden Rusia Vladimir Putin kepada forum. Dalam surat tersebut Putin menyatakan bahwa negaranya mendukung sepenuhnya segala usaha untuk meredam berbagai permasalahan yang terjadi di timur tengah. Dia juga meminta agar semua persoalan terkait Yaman, Suriah, Libiya diselesaikan dengan jalan dialog menurut undang-undang internasional.

Namun sebelum konfrensi ditutup, Menlu Arab Saudi Pangeran Suud yang tak lain adalah Putra King Faishal bin Abdul Aziz meminta waktu pada Presiden As-Sisi selaku pimpinan forum untuk menanggapi surat tersebut.

Dalam tanggapannya Pangeran Suud bin Faishal mengatakan; Baca selengkapnya…

[DOWNLOAD VIDEO] Nasihat Tentang Kematian & Kiat-Kiat Mengisi Waktu (Al-Ustadz Yazid Jawas)

Ini merupakan ceramah agama Islam yang disampaikan pada Ahad pagi, 3 Jumadal Ula 1436 / 22 Februari 2015, pukul 09:30-12:20 WIB yang tayang live di Radio Rodja dan Rodja TV. Mari simak ceramah agama berjudul Nasihat tentang Kematian dan Kiat–Kiat Mengisi Waktu oleh Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas.

Nasihat tentang Kematian dan Kiat–Kiat Mengisi Waktu

Ketika kita berbicara tentang kehidupan, maka juga bicara tentang kematian. Allah Subhanahu wa Ta’ala yang menciptakan semua itu.

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلاً … (الملك: ٢)

Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. …” (QS Al-Mulk [67]: 2)

Yang paling baik amalnya (adalah) yang paling ikhlas dan paling benar. Iklas, mengerjakan semata-mata karena Allah. Dan benar, sesuai dengan contoh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Dan kita hidup ini, pasti kita akan mati. Kematian itu sesuatu hal yang pasti. Dan semua manusia pasti akan mati, tinggal kembali kepada kita, kita menggunakan waktu ini sebaik-baiknya atau tidak, kita isi dengan amal-amal shalih atau tidak? Karena mati merupakan kepastian. Adanya nikmat kubur dan adzab kubur merupakan kepastian. Dibangkitkannya manusia di Padang Mahsyar merupakan kepastian. Adanya surga dan neraka merupakan kebenaran yang wajib diyakini, apakah manusia itu masuk surga atau neraka. Belum lagi, amal-amal juga akan ditimpang pada hari kiamat dan seluruh manusia akan ditanya tentang apa yang dilakukan di muka bumi ini.

Sebuah video ceramah penyucian jiwa yang amat sayang apabila dilewatkan. Mari simak bagaimana cara mengisi waktu yang baik. Baca selengkapnya…

Aqidah Harus Dipahami Sesuai Dengan Zahir Nash

Dalam sebuah buku berbahasa Indonesia, pernah disebut suatu syubhat yang menyesatkan orang awam yang tidak kritis. Penulisnya membawakan sebuah cerita tentang seorang syaikh berjenggot di Arab Saudi yang dalam memahami nash, serba kaku dan suka ngotot karena hanya berpegang pada zahirnya nash. Bahkan digambarkan, bahwa syaikh ini suka marah jika pendapatnya ditentang. Kebetulan, ia seorang buta.

Suatu ketika, datanglah seseorang kepadanya seraya membawakan sebuah ayat :

وَمَنْ كَانَ فِي هَٰذِهِ أَعْمَىٰ فَهُوَ فِي الْآخِرَةِ أَعْمَىٰ وَأَضَلُّ سَبِيلًا

Secara sepintas, arti ayat di atas adalah: Barangsiapa yang buta di dunia ini, niscaya di akhirat kelak iapun akan buta. [al-Isra’/17:72].

Jika ia tetap memahami ayat ini menurut zahirnya, maka ia harus menerima kenyataan bahwa iapun akan buta nanti di akhirat, karena sekarang di dunia ia dalam keadaan buta. Maka terbungkamlah syaikh tersebut ketika di hadapkan pada ayat ini. Maksud penulis kisah di atas adalah untuk menjelaskan benarnya tindakan ta’wil (baca: tahrîf/merubah makna) terhadap makna ayat-ayat sifat Allâh Azza wa Jalla , dan menjelaskan batilnya pemahaman ayat-ayat sifat berdasarkan zahirnya. Baca selengkapnya…

[Download Video] Lain Dunia Episode 11 : Tumbal Pesugihan

Salah satu fenomena yang masih merebak di tengah masyarakat adalah fenomena mencari pesugihan. Banyak orang yang ingin cepat kaya namun tidak mau usaha, akhirnya mereka menempuh cara-cara yang bisa menggadaikan aqidah mereka.

Mereka mendatangi para dukun untuk mencari pesugihan, mereka pun memberikan tumbal pesugihan kepada para dukun tersebut demi memenuhi hasrat mereka yaitu ingin kaya mendadak.

Bagaimana hukum pesugihan di dalam Islam?
Apakah Islam membolehkan hal tersebut?

Simak penjelasan Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc. mengenai fenomena pesugihan ini. Semoga bermanfaat. Baca selengkapnya…

“Aku adalah ‘arab tanpa huruf ‘ain. Dan aku adalah ahnmad tanpa huruf mim.”

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah.

Ada pertanyaan seperti ini yang ditujukan kepada Lajna Da’imah Lil Ifta, berikut petikannya.

Tanya :”Sesungguhnya banyak orang yang meyakini bahwa segala sesuatu diciptakan dari Nur (cahaya) Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, dan cahayanya diciptakan dari cahaya Allah. Mereka meriwayatkan (satu hadits): “Aku adalah cahaya Allah dan segala sesuatu berasal dari cahayaku.” Mereka pun meriwayatkan hadits: “Aku adalah ‘arab tanpa huruf ‘ain, maksudnya Rab. Dan aku adalah ahnmad tanpa huruf mim maksudnya ahad.” Apakah riwayat ini ada asalnya ? Baca selengkapnya…

Masjidil Haram Direnovasi, Rumah Kelahiran Nabi Dijadikan WC Umum. Benarkah?!

Ustadz, beberakali saya melihat orang menyebar berita fitnah ttg kerajaan saudi. Lalu apa benar, tempat kelahiran Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam di Mekah dijadikan WC umum? terima kasih

Jawaban:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Bersikap waspada dan hati-hati, menjadi prinsip penting yang harus selalu kita kedepankan dalam menerima setiap berita. Terlebih berita yang memicu emosi masyarakat. Mudah menyebarkan berita, bisa jadi termasuk menyebarkan kebencian di tengah masyarakat. Penyesalan baru terjadi ketika muncul konflik di tengah mereka. Inilah yang Allah ajarkan dalam firman-Nya,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. al-Hujurat: 6). Baca selengkapnya…

Tabligh Akbar Syaikh Prof. Dr. Abdurrazzaq Al-Badr Dengan Tema “Keesaan Allah Ta’ala” [Istiqlal, 15 Maret 2015]

Tabligh Akbar | Keesaan Allah | Syaikh Abdurrazzaq | Istiqlal Maret 2015

Tabligh Akbar | Keesaan Allah | Syaikh Abdurrazzaq | Istiqlal Maret 2015

Akidah Islam Tentang Ahlul Bait

Lisan Kelu Saat Sakaratul Maut Karena Berbuat Durhaka Kepada Ibu

Al-kisah:

Konon dikisahkan bahwa pada zaman Rasulullah ada seorang pemuda yang bernama Alqamah. Dia seorang pemuda yang giat beribadah, rajin shalat, banyak puasa dan suka bersedekah. Suatu ketika dia sakit keras, maka istrinya mengirim utusan kepada Rasulullah untuk memberitahukan kepada beliau akan keadaan Alqamah. Maka, Rasulullahpun mengutus Ammar bin Yasir, Shuhaib ar-Rumi dan Bilal bin Rabah untuk melihat keadaannnya. Beliau bersabda, “Pergilah ke rumah Alqamah dan talqin-lah untuk mengucapkan La Ilaha Illallah ”Akhirnya mereka berangkat kerumahnya, ternyata saat itu Alqamah sudah dalam keadaan naza’, maka segeralah mereka men-talqin-nya, namun ternyata lisan Alqamah tidak bisa mengucapkan La ilaha illallah.

Langsung saja mereka laporkan kejadian ini pada Rasulullah.

Maka Rasulullah pun bertanya, “Apakah dia masih mempunyai kedua orang tua?”

Ada yang menjawab, “Ada wahai Rasulullah, dia masih mempunyai seorang ibu yang sudah sangat tua renta.” Baca selengkapnya…

Mush’ab Ibn ‘Umair, Teladan Bagi Pemuda Islam Sepanjang Zaman

Masa muda atau usia remaja adalah saat orang-orang mulai mengenal dan merasakan manisnya dunia. Pada fase ini, banyak pemuda lalai dan lupa, jauh sekali lintasan pikiran akan kematian ada di benak mereka. Apalagi bagi mereka orang-orang yang kaya, memiliki fasilitas hidup yang dijamin orang tua. Mobil yang bagus, uang saku yang cukup, tempat tinggal yang baik, dan kenikmatan lainnya, maka pemuda ini merasa bahwa ia adalah raja.

Di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ada seorang pemuda yang kaya, berpenampilan rupawan, dan biasa dengan kenikmatan dunia. Ia adalah Mush’ab bin Umair. Ada yang menukilkan kesan pertama al-Barra bin Azib ketika pertama kali melihat Mush’ab bin Umair tiba di Madinah. Ia berkata,

رَجُلٌ لَمْ أَرَ مِثْلَهُ كَأَنَّهُ مِنْ رِجَالِ الجَنَّةِ

“Seorang laki-laki, yang aku belum pernah melihat orang semisal dirinya. Seolah-olah dia adalah laki-laki dari kalangan penduduk surga.”

Ia adalah di antara pemuda yang paling tampan dan kaya di Kota Mekah. Kemudian ketika Islam datang, ia jual dunianya dengan kekalnya kebahagiaan di akhirat. Baca selengkapnya…

Sejarah Berdarah Sekte Syi’ah| Mereka Membunuh Semuanya Dari Para Khalifah, Menteri, Hingga Para Ulama Islam

Beberapa hari yang lalu kita dikejutkan dengan berita penyerangan segerombolan massa (preman -ed) ke Perkampungan Majlis Az Zikra pimpinan Ustadz Muhammad Arifin Ilham. Belakangan -sebagaimana dugaan awal- mulai terungkap bahwa pelaku penyerangan itu adalah dari kalangan Syi’ah, sebuah sekte sesat yang menisbatkan dirinya kepada Islam dan mengaku -secara dusta- sebagai pewaris ajaran ahlul bait Rasulullah. Hal ini bukanlah yang pertama kalinya terjadi di negeri kita yang mayoritas ahlussunnah wal jama’ah ini. Tidak asing bagi orang yang mengamati sepak terjang sekte tersebut, bahwa mereka telah beberapa kali melakukan tindakan serupa.

Hal ini tidak mengherankan mengingat memang para Ulama Islam telah mencatat dalam sejarah berbagai aksi brutal sekte sesat ini. Sekte Syi’ah ini telah menorehkan sejarah berdarah yang begitu kelam, mereka membunuhi semuanya, tidak hanya rakyat jelata ataupun orang-orang lemah. Bahkan tercatat mereka telah membunuhi para Khalifah, Menteri bahkan para Ulama Islam. Berikut ini kami nukilkan secara penuh tulisan dari KisahMuslim.Com yang memberikan sedikit gambaran kepada kita akan betapa kejinya sekte Syi’ah ini. Selamat menyimak. Baca selengkapnya…

Hukuman Mati Bagi Pengedar Narkoba

Pengedar narkoba termasuk orang yang membuat kerusakan di muka bumi.  Karenanya hukuman bagi  mereka yang membuat kerusakan di muka bumi adalah salah satu dari empat hukuman sesuai kebijakan pemerintah Islam. Sebagaimana firman Allah Ta’ala,

إِنَّمَا جَزَاءُ الَّذِينَ يُحَارِبُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيَسْعَوْنَ فِي الأَرْضِ فَسَاداً أَنْ يُقَتَّلُوا أَوْ يُصَلَّبُوا أَوْ تُقَطَّعَ أَيْدِيهِمْ وَأَرْجُلُهُمْ مِنْ خِلافٍ أَوْ يُنْفَوْا مِنَ الأَرْضِ ذَلِكَ لَهُمْ خِزْيٌ فِي الدُّنْيَا وَلَهُمْ فِي الآخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ

Sesungguhnya, hukuman terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, adalah mereka  [1] dibunuh atau [2] disalib, [3] dipotong tangan dan kaki mereka dengan bersilang,  [4] atau dibuang (keluar daerah). Yang demikian itu, (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka di dunia, dan di akhirat mereka mendapat siksaan yang besar.” (QS. Al-Maidah: 33) Baca selengkapnya…

%d blogger menyukai ini: