Skip to content

Masjidil Haram Direnovasi, Rumah Kelahiran Nabi Dijadikan WC Umum. Benarkah?!

Ustadz, beberakali saya melihat orang menyebar berita fitnah ttg kerajaan saudi. Lalu apa benar, tempat kelahiran Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam di Mekah dijadikan WC umum? terima kasih

Jawaban:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Bersikap waspada dan hati-hati, menjadi prinsip penting yang harus selalu kita kedepankan dalam menerima setiap berita. Terlebih berita yang memicu emosi masyarakat. Mudah menyebarkan berita, bisa jadi termasuk menyebarkan kebencian di tengah masyarakat. Penyesalan baru terjadi ketika muncul konflik di tengah mereka. Inilah yang Allah ajarkan dalam firman-Nya,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. al-Hujurat: 6). Baca selengkapnya…

Tabligh Akbar Syaikh Prof. Dr. Abdurrazzaq Al-Badr Dengan Tema “Keesaan Allah Ta’ala” [Istiqlal, 15 Maret 2015]

Tabligh Akbar | Keesaan Allah | Syaikh Abdurrazzaq | Istiqlal Maret 2015

Tabligh Akbar | Keesaan Allah | Syaikh Abdurrazzaq | Istiqlal Maret 2015

Akidah Islam Tentang Ahlul Bait

Lisan Kelu Saat Sakaratul Maut Karena Berbuat Durhaka Kepada Ibu

Al-kisah:

Konon dikisahkan bahwa pada zaman Rasulullah ada seorang pemuda yang bernama Alqamah. Dia seorang pemuda yang giat beribadah, rajin shalat, banyak puasa dan suka bersedekah. Suatu ketika dia sakit keras, maka istrinya mengirim utusan kepada Rasulullah untuk memberitahukan kepada beliau akan keadaan Alqamah. Maka, Rasulullahpun mengutus Ammar bin Yasir, Shuhaib ar-Rumi dan Bilal bin Rabah untuk melihat keadaannnya. Beliau bersabda, “Pergilah ke rumah Alqamah dan talqin-lah untuk mengucapkan La Ilaha Illallah ”Akhirnya mereka berangkat kerumahnya, ternyata saat itu Alqamah sudah dalam keadaan naza’, maka segeralah mereka men-talqin-nya, namun ternyata lisan Alqamah tidak bisa mengucapkan La ilaha illallah.

Langsung saja mereka laporkan kejadian ini pada Rasulullah.

Maka Rasulullah pun bertanya, “Apakah dia masih mempunyai kedua orang tua?”

Ada yang menjawab, “Ada wahai Rasulullah, dia masih mempunyai seorang ibu yang sudah sangat tua renta.” Baca selengkapnya…

Mush’ab Ibn ‘Umair, Teladan Bagi Pemuda Islam Sepanjang Zaman

Masa muda atau usia remaja adalah saat orang-orang mulai mengenal dan merasakan manisnya dunia. Pada fase ini, banyak pemuda lalai dan lupa, jauh sekali lintasan pikiran akan kematian ada di benak mereka. Apalagi bagi mereka orang-orang yang kaya, memiliki fasilitas hidup yang dijamin orang tua. Mobil yang bagus, uang saku yang cukup, tempat tinggal yang baik, dan kenikmatan lainnya, maka pemuda ini merasa bahwa ia adalah raja.

Di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ada seorang pemuda yang kaya, berpenampilan rupawan, dan biasa dengan kenikmatan dunia. Ia adalah Mush’ab bin Umair. Ada yang menukilkan kesan pertama al-Barra bin Azib ketika pertama kali melihat Mush’ab bin Umair tiba di Madinah. Ia berkata,

رَجُلٌ لَمْ أَرَ مِثْلَهُ كَأَنَّهُ مِنْ رِجَالِ الجَنَّةِ

“Seorang laki-laki, yang aku belum pernah melihat orang semisal dirinya. Seolah-olah dia adalah laki-laki dari kalangan penduduk surga.”

Ia adalah di antara pemuda yang paling tampan dan kaya di Kota Mekah. Kemudian ketika Islam datang, ia jual dunianya dengan kekalnya kebahagiaan di akhirat. Baca selengkapnya…

Sejarah Berdarah Sekte Syi’ah| Mereka Membunuh Semuanya Dari Para Khalifah, Menteri, Hingga Para Ulama Islam

Beberapa hari yang lalu kita dikejutkan dengan berita penyerangan segerombolan massa (preman -ed) ke Perkampungan Majlis Az Zikra pimpinan Ustadz Muhammad Arifin Ilham. Belakangan -sebagaimana dugaan awal- mulai terungkap bahwa pelaku penyerangan itu adalah dari kalangan Syi’ah, sebuah sekte sesat yang menisbatkan dirinya kepada Islam dan mengaku -secara dusta- sebagai pewaris ajaran ahlul bait Rasulullah. Hal ini bukanlah yang pertama kalinya terjadi di negeri kita yang mayoritas ahlussunnah wal jama’ah ini. Tidak asing bagi orang yang mengamati sepak terjang sekte tersebut, bahwa mereka telah beberapa kali melakukan tindakan serupa.

Hal ini tidak mengherankan mengingat memang para Ulama Islam telah mencatat dalam sejarah berbagai aksi brutal sekte sesat ini. Sekte Syi’ah ini telah menorehkan sejarah berdarah yang begitu kelam, mereka membunuhi semuanya, tidak hanya rakyat jelata ataupun orang-orang lemah. Bahkan tercatat mereka telah membunuhi para Khalifah, Menteri bahkan para Ulama Islam. Berikut ini kami nukilkan secara penuh tulisan dari KisahMuslim.Com yang memberikan sedikit gambaran kepada kita akan betapa kejinya sekte Syi’ah ini. Selamat menyimak. Baca selengkapnya…

Hukuman Mati Bagi Pengedar Narkoba

Pengedar narkoba termasuk orang yang membuat kerusakan di muka bumi.  Karenanya hukuman bagi  mereka yang membuat kerusakan di muka bumi adalah salah satu dari empat hukuman sesuai kebijakan pemerintah Islam. Sebagaimana firman Allah Ta’ala,

إِنَّمَا جَزَاءُ الَّذِينَ يُحَارِبُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيَسْعَوْنَ فِي الأَرْضِ فَسَاداً أَنْ يُقَتَّلُوا أَوْ يُصَلَّبُوا أَوْ تُقَطَّعَ أَيْدِيهِمْ وَأَرْجُلُهُمْ مِنْ خِلافٍ أَوْ يُنْفَوْا مِنَ الأَرْضِ ذَلِكَ لَهُمْ خِزْيٌ فِي الدُّنْيَا وَلَهُمْ فِي الآخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ

Sesungguhnya, hukuman terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, adalah mereka  [1] dibunuh atau [2] disalib, [3] dipotong tangan dan kaki mereka dengan bersilang,  [4] atau dibuang (keluar daerah). Yang demikian itu, (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka di dunia, dan di akhirat mereka mendapat siksaan yang besar.” (QS. Al-Maidah: 33) Baca selengkapnya…

Raja Salman bin Abdul Aziz dan Komitmennya Terhadap Syari’at Islam

Pemimpin yang shaleh adalah idaman bagi orang-orang yang beriman. Ketika seorang pemimpin memiliki kecakapan dalam tata negara, ditambah memiliki keshalehan, maka itu adalah karunia yang sangat besar yang Allah berikan bagi penduduk suatu negeri. Dan karunia itu kian bertambah, apabila sang pemimpin adalah orang yang memiliki perhatian terhadap agama, penegakan syariat, dan dakwah tauhid.

Kerajaan Arab Saudi adalah sedikit dari negeri yang diberikan Allah karunia besar tersebut. Raja-raja mereka begitu memiliki perhatian yang besar terhadap Islam dan kaum muslimin. Mereka membangun percetakan Alquran kemudian menyebarkannya ke berbagai negeri kaum muslimin, membantu pembangunan fasilitas pribadatan dan fasilitas publik, dll. Tidak heran, rakyatnya pun meneladani prilaku pemimpin mereka. Karenanya, sering kita dengar orang-orang di negeri kita mengajukan permintaan bantuan dana ke orang-orang Arab Saudi untuk kepentingan dakwah, karena mereka dikenal loyal dalam hal ini.

Setelah sebelumnya membahas tentang keahlian Raja Salman bin Abdul Aziz dalam dunia kepemimpinan dan diplomasi, berikut ini adalah sedikit kisah sisi relijius raja Arab Saudi yang baru tersebut. Baca selengkapnya…

Hadits-Hadits Seputar Keutamaan Cincin Batu Akik.

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Terdapat banyak hadis yang menyebutkan keutamaan cincin akik, namun semuanya tidak shahih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, alias palsu. Berikut diantara hadis-hadis tersebut,

Hadis pertama,

تختموا بالعقيق فإنه مبارك

Pakailah cincin akik, karena akik itu diberkahi Baca selengkapnya…

Menyibak Misteri Di Balik Arwah Gentayangan

Sebagain masyarakat kita masih mempercayai bahwa orang yang sudah mati itu masih bisa kembali ke rumahnya dalam bentuk arwah gentayangan. Mereka juga beranggapan bahwa orang yang matinya tidak wajar (bunuh diri, dibunuh, kecelakaan, dan sebagainya) maka arwahnya akan bergentayangan dan mengganggu manusia.

Benarkah hal tersebut? Bagaimana Islam memandang fenomena arwah gentayangan ini?

Simak penjelasan Ustadz Abdullah Zaen, M.A. mengenai hal ini di Lain Dunia episode “Arwah Gentayangan” ini. Semoga bermanfaat.

5 Fakta Dibalik Kalender Masehi

Bismillah wash shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Ya, ada lima bahaya besar yang menjadi rahasia di balik kalender masehi. Namanya saja bahaya berstatus rahasia, masih banyak orang yang terjatuh ke dalamnya karena tidak menyadarinya. Anda ingin selamat darinya? Mari, simaklah renungan berikut ini.

Tahukah Anda kalender masehi adalah syi’ar agama nashara (Kristiani)?

Ini bisa disimpulkan dari asal penyebutan kata “masehi”, penisbatan kepada Nabi ‘Isa  ‘alaihis salam karena awal perhitungan penanggalan ini diambil dari tahun lahirnya Nabi ‘Isa ‘alaihis salam (Sumber: artikel Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid di http://www.saaid.net/mktarat/aayadalkoffar/55.htm dan Istikhdamut TarikhilMiladi, http://www.dorar.net/art/223). Baca selengkapnya…

Menemukan Jati Diri Yang Hilang; Sebuah Refleksi dari Perayaan Tahun Baru Masehi

Mayoritas penduduk bangsa Indonesia adalah muslim. Para pejuang yang dahulu memperjuangkan kemerdekaan dari penjajah bagi bangsa ini pun adalah para ulama Islam dan kaum muslimin. Mereka membangkitkan semangat juang rakyat ini dengan ajaran tauhid dan pekikan “Allahu Akbar!”. Namun ironis, pemikiran, tradisi, dan perilaku bangsa ini, belum benar-benar mencerminkan ajaran Islam seutuhnya. Banyak yang mengaku muslim, tapi pemikirannya kebarat-baratan, tradisi yang dianutnya mengimpor dari luar Islam dan perilakunya malah tidak Islami. Islam di satu kutub, sementara kaum muslimnya seolah di kutub yang lain.

Sebentar lagi, perhelatan besar tahunan akan digelar. Seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan menyambut tahun baru, yang walaupun sama sekali bukan berasal dari tradisi Islam, selalu sukses menyedot antusiasme kaum muslim di negeri ini. Kemeriahan perayaan yang biasanya digelar pada malam hari tanggal 31 Desember dengan puncak acara tepat pada pukul 00.00 ini tak ayal melibatkan banyak kaum muslim, dari kalangan muda-mudi sampai dewasa. Baca selengkapnya…

Mengenal Sosok Sultan Sulaiman al-Qonuni (Suleiman the Magnificent)

Beliau adalah Sulaiman al-Qonuni bin Salim, orang-orang Barat mengenalnya dengan Sulaiman yang agung atau Suleiman the Magnificent. Ia adalah salah satu sultan yang termasyhur dari kerajaan Turki Utsmani. Pemerintahannya berlangsung selama 48 tahun, dimulai dari tahun 926 H hingga 974 H. Dengan demikian, ia adalah sultan terlama dibanding sultan-sultan lainnya yang memerintah kerajaan Turki tersebut.

Selama memerintah negara kekhalifahan Utsmani, ia berhasil menjadikan kerajaan ini begitu kuat dan berkuasa. Hal itu sangat tampak pada batas-batas wilayah Utsmani, yang luasnya belum pernah disaksikan pada masa sebelumnya. Kekuasaannya terbentang ke penjuru negeri dan pengaruhnya meliputi seluruh dunia, tidak heran jika ia menjadi penguasa dunia. Perkataannya didengarkan oleh seluruh negeri dan kerajaan lainnya. Menajemen dan tata perundangan kerajaannya begitu modern, tanpa menyelisihi syariat Islam yang memang dijaga, dimuliakan, dan dipegang teguh oleh keluarga Utsmani di setiap wilayah kekuasaan mereka. Ilmu pengetahuan dan sastra begitu maju serta arsitektur dan pembangunan begitu berkembang. Baca selengkapnya…

[KHUTBAH JUM’AT] Hukum Merayakan Hari Raya Orang Kafir | Ust. Yazid Jawas

RINGKASAN

Di antara prinsip yang wajib dipahami, diyakini, dan diamalkan oleh setiap muslim adalah bahwasanya agama Islam merupakan satu-satunya agama haq. Selain Islam adalah bathil, sesat, dan kufur. Karena Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللّهِ الإِسْلاَمُ

“Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam.” (QS Ali Imran [3]: 19) Baca selengkapnya…

%d blogger menyukai ini: